Pendidikan
Kembali ke Sekolah Pasca Liburan, Berikut 4 Hal yang Perlu Dipersiapkan Siswa
Setelah libur Idul Fitri 2022, siswa kembali melakukan PTM di sekolah. Ada empat hal yang perlu dilakukan orangtua agar anak lebih siap ke sekolah.
WARTAKOTALIVE.COM - Setelah hampir dua tahun lamanya sekolah-sekolah di Indonesia dan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dalam rangka membatasi penyebaran Covid-19, kini UNICEF dan World Health Organization (WHO) mulai menghimbau semua sekolah untuk melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
Hal ini membuat para orang tua dan juga siswa perlu mempersiapkan diri untuk kembali menghadapi PTM, terlebih setelah libur Idul Fitri 2022.
Berikut ini empat hal yang dapat dilakukan orang tua agar anak lebih siap kembali ke sekolah setelah masa liburan, seperti dilansir dalam keterangan resmi Ruangguru, Senin (16/5/2022):
Mendorong anak untuk menetapkan goals
Mendorong anak-anak untuk menetapkan tujuan atau goals sebelum mulai kembali belajar di sekolah dapat menjadi cara yang baik untuk membantu mereka menyusun kerangka berpikir.
Sebuah penelitian menunjukkan, bahwa menetapkan tujuan belajar secara konsisten mampu membuat diri lebih termotivasi dan belajar dengan lebih serius.
Mulailah dengan menetapkan tujuan sederhana untuk membuat anak lebih fokus, seperti melakukan diskusi dengan membaca buku pelajaran dan berdiskusi mengenai mulainya PTM.
Cari tahu apa yang akan mereka pelajari di sekolah dan jika ada hal spesifik yang ingin mereka capai, bantulah mereka untuk menyusun langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencapai tujuan tersebut.
Memperhatikan kesiapan mental anak
Hal penting yang dapat dilakukan orang tua untuk mempersiapkan anak sebelum kembali masuk sekolah adalah tetap terlibat dalam apa yang terjadi dalam kehidupan anak mereka secara akademis, sosial, dan emosional.
Orang tua perlu untuk mengenali kondisi anak, terlebih dari sisi kesiapan mental mereka. Ketika mereka merasa mulai lelah secara mental, dampingi anak untuk membuat daftar hal yang perlu menjadi prioritas dan apa yang dapat dikesampingkan terlebih dahulu.
Mulai membiasakan rutinitas baru
Selama liburan, jadwal biasanya lebih santai dan anak-anak terbiasa tidur dan bangun lebih lambat, yang merupakan salah satu hal yang dapat mempersulit hari-hari pertama sekolah.
Oleh karena itu, pembiasaan rutinitas baru yang dimulai beberapa hari lebih awal sebelum masuk sekolah, dapat membantu anak agar lebih terbiasa bangun tepat waktu ketika sekolah dimulai.
Anak-anak sangat sensitif terhadap rutinitas, sehingga langkah yang dapat dilakukan misalnya mencoba menerapkan aturan tanpa elektronik satu jam sebelum waktu tidur.
Memantau perkembangan akademik
Tidak belajar di sekolah memberikan dampak yang merugikan bagi anak-anak, seperti ketidaktercapaian target pembelajaran, hingga penurunan kemampuan siswa.
Oleh karena itu, untuk membantu siswa dalam mempersiapkan diri dengan lebih baik pasca liburan, para orang tua dapat memanfaatkan platform edukasi untuk terus memantau pembelajaran siswa dan mendukung perkembangan akademiknya.
Selain itu, orang tua juga dapat secara berkala memeriksa pekerjaan rumah anak serta mengajukan pertanyaan tentang tugas untuk memastikan bahwa selama liburan tidak ada tugas yang tertinggal.
Salah satu platform edukasi yang dapat membantu orang tua untuk mendukung pembelajaran anak yaitu ruangbelajar by ruangguru, dengan ribuan video belajar mandiri dan bank soal lengkap yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja.
Platform ruangbelajar juga memiliki fitur rapor belajar yang memudahkan orang tua untuk memantau perkembangan belajar anak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Ilustrasi-orangtua-mendampingi-anak-yang-sedang-belajar.jpg)