Kesehatan
Hat-hati, Rumah Berantakan Bisa Memicu Gangguan Kesehatan Mental
Tony Chandra, pemilik brand Pusapu mengatakan kalau kesehatan mental bisa terganggu jika kondisi rumah atau ruangan seseorang berantakan.
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gangguan kesehatan mental datang bukan hanya dari sebuah masalah yang menerpa seseorang saja, melainkan bisa datang dari situasi dan kondisi lain.
Tony Chandra, pemilik brand Pusapu mengatakan kalau kesehatan mental bisa terganggu jika kondisi rumah atau ruangan seseorang berantakan.
Tony Chandra mengatakan, kondisi rumah atau ruangan berantakan menjadi pemicu kesehatan mental, ia dapatkan berdasarkan penelitian yang diterbitkan pada tahun 2010 dalam jurnal berjudul Personality and Social Psychology Bulletin.
"Setelah diteliti ternyata wanita yang berada dalam rumah yang berantakan berisiko mengalami stres dan rasa lelah lebih tinggi," kata Tony Chandra kepada awak media, Senin (16/5/2022).
Tony menyampaikan, dalam jurnal tersebut mengungkap seorang wanita akan merasa mentalnya sehat karena kondisi rumah atau ruangannya tidak berantakan, karena berdampak pada pekerjaan dan produktivitasnya setiap hari.
"Kondisi lingkungan yang rapi dan nyaman juga meningkatkan produksi hormon endorfin di dalam tubuh yang menyebabkan perasaan yang positif," ucapnya.
Sebagai seseorang yang membuka usaha tentang kebersihan, Tony memberikan empat tips untuk masyarakat, agar terhindar dari gangguan kesehatan mental.
Tips pertama adalah memaksimalkan kebiasaan kecil, yakni jika melihat sesuatu yang kotor, berantakan, dan tidak sesuai pada tempatnya, bersihkanlah sekarang juga.
"Jangan menunda untuk membersihkan atau merapikan sesuatu, hal tersebut akan membuat pekerjaan Anda menumpuk dan ruangan semakin berantakan," jelasnya.
Tips keduanya adalah dengan mengelompokan barang sesuai dengan kategori dan ukuran.
Tony menyebut hal tersebut tertera dalam series yang mengulas klien dari Marie Kondo, konsultan tata ruang asal Jepang.
"Jadi, bukan berdasarkan fungsi atau warna. Mengkategorikan barang sesuai ukuran akan membuat ruangan lebih terlihat tertata dan rapi," katanya.
Untuk tips yang ketiga, Tony mengatakan secara reguler san intensif, orang harus terus mengecek kebersihan dan kerapian rumah atau ruangannya.
"Hal ini bisa meminimalisir beban Anda ketika membersihkan rumah dengan skala yang lebih jauh nantinya," ungkapnya.
Tips terakhir dari Tony adalah memiliki alat perkakas kebersihan yang berkualitas, untuk menghemat waktu dan tenaga Anda dalam membersihkan ruangan.
"Perkakas pembersih ruangan yang berkualitas akan memiliki daya simpan yang lebih lama, tentunya juga akan lebih menghemat biaya," ujar Tony Chandra yang menyediakan perkakas kebersihan berkualitas di website Pusapu, serta menyediakan alat tulis kantor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/rumah-yang-berantakan-bisa-mengganggu-kesehatan-mental.jpg)