Perumda Sarana Jaya

Perumda Sarana Jaya Bangun Dua Hunian Strategis, Berhimpitan dengan MRT dan LRT

Manajemen Perumda Sarana Jaya melakukan terobosan, membuat proyek berdaya saing tinggi di bidang properti.

Warta Kota/Fitriandi Fajar
Manager Kawasan Perumda Sarana Jaya Bramastra Saktyawa menyatakan pihaknya concern menggarap proyek properti yang strategis. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, Perumda Sarana Jaya tengah mengembangkan dua proyek hunian strategis, yang terintegrasi dengan pengembangan transportasi massal di Jakarta.

Dua proyek strategis itu terletak Tanah Abang, Jakarta Pusat dan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Baca juga: Manajemen PT KAI Terkejut, Penumpang Kereta Api Lampaui Target saat Mudik Lebaran 2022

Manager Kawasan Perumda Sarana Jaya, Bramastra Saktyawan, mengatakan dua proyek hunian vertikal modern itu bakal mendukung pengembangan transportasi publik yang saat ini ada maupun yang akan datang.

Dua proyek itu juga bersinggungan langsung dengan area pengembangan berorientasi transit di dua lokasi strategis di Jakarta.

Pertama, proyek Perumda Sarana Jaya apartemen Azraya Lebak Bulus, sebuah pengembangan proyek di kawasan Lebak Bulus.

Kedua adalah Sentra Proyek Tanah Abang.

Baca juga: Cegah Hepatitis Akut, Sekolah Diminta Pastikan Kantin Bersih dan Penjual Makanan Pakai Sarung Tangan

“Kedudukan kedua proyek kami banyak bersinggungan dengan moda transportasi yang telah hadir maupun yang akan hadir di DKI Jakarta,” kata Bramastra saat webinar, Sabtu (14/5/2022).

Pria yang akrab disapa Bram ini menjelaskan, kedua proyek itu akan menopang pengembangan sistem moda transportasi massal yang saat ini sedang dan akan dilaksanakan Pemprov DKI Jakarta.

Misalnya keberadaan Central Proyek Tanah Abang yang berhimpitan dengan rencana pembangunan jalur kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, dan juga adanya rencana pembangunan jalur kereta Light Rail Transit (LRT).

Baca juga: Ganjar Pranowo : Pembangunan Pelabuhan Hortikultura Pertama di Jawa Tengah Segera Dibangun

“Jadi Proyek Central Tanah Abang berada di jantung Kota Jakarta yang mempunyai potensi besar, karena di masa depan menjadi pasti riderchipnya akan sangat banyak, pasti juga akan mendorong sebuah kegiatan ekonomi baru,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga sedang mengembangkan proyek hunian vertikal modern Azraya Lebak Bulus.

Proyek hunian vertikal 31 lantai itu terintegrasi dengan proyek pengembangan kawasan berorientasi transit di Lebak Bulus yang dikerjakan PT MRT.

“Proyek hunian ini akan sangat mendukung misi pengembangan kawasan berorientasi transit di Lebak Bulus, dan dengan adanya kawasan berorientasi transit di Lebak Bulus, kami merasa ada opportunity (kesempatan) untuk mensupport (mendukung) pengembangan kawasan berorientasi transit dengan kenaikan intensitas bangunan maupun juga agar kami dapat mengcapture ridership yang lebih baik yang dapat tingkatkan bersinergi BUMD dengan PT MRT,” jelasnya.

Baca juga: Dishub Kota Bekasi Tambah CCTV di Terminal Induk, Kesal Lihat Tingkah Calo yang Meresahkan

Dia menambahkan, proyek hunian yang terletak dan dikembangkan di Lebak Bulis itu berdiri diatas lahan seluas 1,9 hektar yang terkoneksi langsung dengan MRT Lebak Bulus.

“Untuk status lahan saat ini ini milik Perumda Sarana Jaya dan saat ini status kami sedang mencari partner investor pembangunan dan pengoperasian di masa depan,” imbuhnya.

Sumber: Warta Kota
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved