Ketahanan Pangan
Legislator DKI dan Food Station Panen Beras di Karawang
Saat ini petani di sana masih menggunakan pupuk berbahan kimia, sehingga tanahnya sudah banyak yang mengering.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Budi Sam Law Malau
Kedua, proses penanaman untuk menghasilkan yang terbaik dan pascapanen.
“Ketiga hal ini sudah dipraktikan sehingga Food Station mampu menjaga ketahanan pangan di DKI,” imbuhnya.
Kata dia, salah satu permasalahan petani adalah ketika pascapanen, di mana harga jual sangat rendah atau dipermainkan.
Karena itu, mereka terpaksa menjual dengan harga apa adanya.
Baca juga: Anies Hadiri Panen Raya Ribuan Kilogram Aneka Sayuran dan Ikan di Jakarta Timur
“Melalui kerja sama dengan Food Station bisa mengatasi persoalan ini karena ada jaminan pembelian dengan harga yang sesuai, tidak merugikan petani. Sehingga, mereka bisa semakin sejahtera,” jelasnya.
Ketua Koperasi Produsen Hurip Tani Mandiri, Lutfi Lukmana mengaku sangat senang dengan adanya jalinan kerjasama dengan Food Station.
Dia berharap ke depan Food Station bisa membantu untuk penerapan teknologi modern dalam pertanian.
“Kami tentu akan siap mengaplikasikan, teknologinya demi kemajuan di bidang pertanin,” imbuhnya.
Untuk diketahui, turut mengikuti panen ini Komisaris Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Mayjen TNI (Purn) Abdul Rahman Kadir; Komisaris anggota, Nurfitria Farhana; dan Komisaris anggota, Ahmad Ridwan Dalimunte. Kemudian, Direktur Operasional dan Bisnis, Andre Maulana; dan Direktur Keuangan, Budi Santoso. (faf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Komisi-B-DPRD-DKI-Jakarta-dan-BUMD-DKI-PT-Food-Station-Tjipinang-Jaya-memanen-padi.jpg)