Sabtu, 25 April 2026

Ganjar Pranowo dan Erick Thohir Disebut Sebagai Pasangan yang Bisa Saling Melengkapi di Pilpres 2024

Peneliti Psikologi Politik Universitas Indonesia (UI) Dicky Pelupessy tanggapi sosok Ganjar Pranowo dan Erick Thohir masuk di bursa Pilpres 2024.

Editor: PanjiBaskhara
Istimewa via TribunMadura.com
Peneliti Psikologi Politik Universitas Indonesia (UI) Dicky Pelupessy tanggapi sosok Ganjar Pranowo dan Erick Thohir masuk di bursa Pilpres 2024. Foto: Menteri BUMN Erick Thohir dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 

WARTAKOTALIVE.COM - Pasangan yang nantinya maju ke Pilpres 2024 harus menunjukan kecocokan, sehingga bisa saling melengkapi.

Hal tersebut dibenarkan langsung seorang Peneliti Psikologi Politik Universitas Indonesia (UI) Dicky Pelupessy.

Dia menyebut, pasangan yang nantinya maju ke pilpres 2024 harus menunjukan kecocokan, sehingga dapat saling melengkapi.

Dicky juga menilai dari aspek psikologis dan kepribadian pasangan akan sangat memengaruhi pilihan masyarakat.

Baca juga: Pilpres 2024, Ganjar Pranowo-Erick Thohir Dinilai Pasangan Menarik, Dosen Ilmu Politik: Sangat Kuat

Baca juga: Pipres 2024, Pengamat Politik Sebut Masih Ada Waktu untuk Erick Thohir Meningkatkan Elektabilitas

Baca juga: Elektabilitas Menteri BUMN Erick Thohir Jadi Sorotan Pengamat Politik, Anang Sujoko: Mulai Dijagokan

Dicky mengatakan, masyarakat membutuhkan pemimpin yang memiliki prestasi yang diharap mampu realisasikan janji politiknya saat terpilih.

Dengan prestasi tersebut, lanjut Dicky, masyarakat percaya figur tersebut akan membawa kemajuan Indonesia dari sisi ekonomi dan sosial.

"Masyarakat membutuhkan pemimpin yang tak sekadar memiliki motif berkuasa, tetapi memiliki prestasi yang dapat membawa Indonesia menjadi bangsa pemenang dan membangun ekonomi yang kuat."

"Pemimpin yang dibutuhkan masyarakat adalah mampu meninggalkan kepentingan pribadi dan golongannya" ujar Dicky pada Senin (9/5/2022).

Dicky menilai gagasan pasangan Prabowo Subianto dan Puan Maharani kurang cocok mengingat rekam jejak Puan yang lebih banyak di tataran elit partai.

Meski sempat menjabat di eksekutif sebagai Menko PMK, masyarakat sulit menemukan prestasi Puan dan justru banyak kritik yang dilayangkan saat masih menjabat.

"Sampai saat ini belum ada rekam jejak prestasi yang ditorehkan Puan sehingga sosok Puan belum bisa jadi sosok yang dapat melengkapi Prabowo."

"Sosok Prabowo yang sangat kuat di politik harus diimbangi dengan sosok yang memiliki prestasi," ucapnya Dicky.

Dicky menilai hal ini berbeda dengan pasangan Ganjar Pranowo dan Erick Thohir yang disebut punya kemampuan untuk saling melengkapi.

Ganjar merupakan seorang politikus tulen yang membangun karir politiknya dari bawah hingga bisa raih jabatan sebagai Gubernur Jawa Tengah.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved