Kamis, 30 April 2026

Berita Jakarta

Pemprov DKI Gerak Cepat Siapkan Antisipasi Penularan Hepatitis Akut Misterius

Dinkes DKI Jakarta juga pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Tayang:
dailymail.co.uk
Hepatitis misterius kini telah menyebar di 20 negara di kawasan Eropa, Amerika, dan Asia Tenggara. Para ahli masih bingung kenapa hepatitis kali ini me menyerang anak-anak 

WARTAKOTALIVE.COM GAMBIR -- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti menyebut pihaknya tengah mempersiapkan antisipasi untuk penularan penyakit hepatitis akut misterius.

Ia mengatakan bahwa ada tiga upaya yang dilakukan untuk mencegah penularan penyakit hepatitis.

Pertama, menguatkan sistem surveilans penyakit menular yang sudah berjalan sejak 2002.

"Pertama tentu kami menguatkan sistem surveilans sudah berjalan sejak 2002, jadi ada mekanisme bahwa semua faskes, apakah itu rumah sakit, puskesmas, klinik, apabila melakukan perawatan atau menerima pasien penyakit menular sesuai daftar di Permenkes, ada 17 penyakit menular yang harus dilaporkan segera, satunya adalah (penyakit) hepatitis," ucap Widyastuti di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (9/5/2022).

Baca juga: Dinkes DKI Curigai Tiga Anak Lagi Terjangkit Kasus Hepatitis Akut Misterius

Anak buah Anies Baswedan ini juga menuturkan upaya yang kedua, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Nantinya, semua pihak yang akan dilibatkan akan diminta bersama-sama menyusun pedoman untuk pegangan awal para tenaga kesehatan di lapangan.

"Di lapangan itu maksudnya dari sisi klinis maupun dari sisi epidemiologi," tambah dia.

Baca juga: Legislator DKI : Kehadiran JIS dan Formula E Bukan untuk Ekonomi saja, tapi Membangun Peradaban

Selain itu, upaya ketiga Pemprov DKI Jakarta tengah berkoordinasi dengan seluruh direktur rumah sakit se-DKI Jakarta dan kepala puskesmas se-DKI Jakarta terkait kewaspadaan penyakit hepatitis akut misterius tersebut.

Menular lewat udara

Perlu diketahui, virus hepatitis akut yang menyerang anak-anak penularannya bisa lewat udara. 

Penyakit hepatitis akut yang melanda dunia diduga telah masuk ke Indonesia setelah tiga anak dilaporkan meninggal dunia akibat terinfeksi penyakit misterius ini.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) masih melakukan investigasi melalui pemeriksaan panel virus lengkap dan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui lebih lanjut terkait penyebabnya.

Meski belum diketahui pasti, Prof Dr dr Hanifah Oswari, Sp. A, yang merupakan dokter Spesialis Anak Konsultan Gastro Hepatologi RSCM FK UI menyebutkan, dugaan awal disebabkan oleh Adenovirus, SARS CoV-2, virus ABV dll.

Virus tersebut utamanya menyerang saluran cerna dan saluran pernapasan.

Lantas, bagaimana cara untuk mencegah risiko infeksi hepatitis akut?

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved