Berita Jakarta
Hati-hati Banyak yang Palsu, Ini Cara Mengecek Perhiasan Emas Asli
Menjelang lebaran tidak sedikit orang membeli emas atau menjualnya. Namun bagaimana membedakan yang asli dan palsu? Simak tipsnya
Penulis: Indri Fahra Febrina | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Aktivitas jual beli emas biasanya ramai menjelang Hari Idulfitri.
Pembeli perlu teliti sebelum membeli emas agar terhindar produk imitasi.
Pelayan toko mas Nadia, Tania Novdira (23) mengungkapkan ada beberapa tips mengetahui emas asli.
“Sebenarnya cari tahu emas asli atau bukan itu gampang kok, misalnya tes pakai air raksa,” tutur perempuan asal Padang ini.
Berikut cara mengetahui keaslian emas batangan dan perhiasan:
1. Meneteskan air raksa
Emas asli jika dituangkan air raksa tidak akan bergelembung. Sementara, emas palsu akan muncul buih-buih kecil.
2. Perhatikan cap emas
Emas asli dan legal di Indonesia dikeluarkan PT. Aneka Tambang, PT. Untung Bersama Sejahtera, PT. Maha Tandra, dan sebagainya.
Emas dari pabrik ini memiliki cap kode pabrik sebagai tanda emas asli.
Baca juga: Mau Beli Atau Jual Emas Batangan? Cek Daftar Harga Emas Antam 27 April
3. Gosok permukaan emas
Emas asli yang digesekkan ke telapak tangan tidak akan berubah warnanya. Sementara warna emas palsu akan pudar dan terkikis permukaannya.
4. Warna emas
Warna emas asli lebih mencolok, mengkilap, dan lebih kuning. Adapun emas palsu cenderung kusam dan gelap.
5. Jangan tergiur harga murah
Harga emas selalu fluktuatif setiap hari.
Hal ini dikarenakan harus menyesuaikan harga pasar emas internasional. Harga emas ukuran 22, 23, dan 24 karat tidak akan jauh berbeda antar toko jika memang asli.
Baca juga: Katalog Promo Alfamart 27 April Diskon Minyak Goreng, Air Mineral, Saus, Sabun dll
Pembelian Emas Masih Sepi di Pasar Palmerah Jelang Lebaran
Penjualan emas di Pasar Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat belum bergairah meski Hari Raya Idul Fitri, tinggal beberapa hari lagi.
Ferry (27), pemilik Toko Emas Pada Senang, menuturkan harga emas menjelang lebaran cenderung stabil.
Namun, hal tersebut belum terlalu mempengaruhi minat warga untuk membeli emas.
"Setiap hari ada transaksi pembelian emas di sini. Kelihatannya aja ramai, padahal pengunjungnya masih standar," ungkap Ferry.
Di toko milik Ferry, pengunjung kebanyakan mencari perhiasan emas dengan kadar 22 dan 23 karat.
Adapun kalkulasi antara penjualan dan pembelian cenderung seimbang di Toko Suka Hati.
Wartakotalive.com juga mewawancarai pelayan Toko Emas Pada Sukaz, Nando (22).
Keadaan tokonya mirip dengan Toko Emas Senang Hati, ramai pengunjung tapi tidak mengalami peningkatan minat beli emas.
"Semenjak pandemi, daya beli emas tidak terlalu tinggi," imbuh Nando.
Wartakotalive.com menemukan hal berbeda di Toko Emas Nadia.
Pelayan Toko Emas Nadia, Tania Novdira (23), mengungkapkan tokonya mengalami kenaikan penjualan mencapai 60 persen menjelang 10 hari Lebaran.
Menurutnya, lebih banyak orang yang membeli daripada menjual emas.
Adapun jenis perhiasaan emas yang paling dicari orang menjelang lebaran yaitu cincin.
"Kebanyakan orang cari cincin, karena kan biar kelihatan pas dipakai saat Hari Idulfitri," tutur perempuan asal Padang ini.
Tania mengungkapkan emas yang dibeli mulai dari ukuran seperempat gram, setengah gram, satu gram, hingga lima gram.
Meskipun berada di pasar yang sama, penjualan emas di Toko Suka Hati tidak mengalami kenaikan yang signifikan.
Dilansir dari laman indogold.id, Selasa (26/4/2022), harga jual emas 22 karat Rp 878.063, harga emas 23 karat Rp 914.772, dan harga emas 24 karat Rp 951.480. (M35)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/cara-mengecek-keaslian-emas.jpg)