Mudik Lebaran

Candra Menuai Rezeki, Pemudik di Stasiun KA Cirebon Pilih Naik Becak

Pemudik yang tiba di Stasiun KA Cirebon ternyata gemar naik becak, ketimbang transportasi lain. Pengayuh becak pun ketiban rezeki.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
warta kota/miftahulmunir
Candra (49), seorang pengayuh becak di Stasiun KA Cirebon kebanjiran order saat mudik Lebaran. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIREBON - Suasana di dekat stasiun kereta api Cirebon masih terpantau sepi dari pemudik, Rabu (27/4/2022) pagi.

Sejumlah tukang becak menunggu pelanggan di depan stasiun tersebut sembari duduk di kursi penumpang.

Baca juga: Tinjau Pasar Jungke Karanganyar, Puan: Kebijakan Stabilisasi Harga Harus Terasa di Lapangan

Candra (49) salah satu pengayuh transportasi becak sudah 15 tahun menggeluti profesinya itu.

Setiap hari ia mengais rezeki dari pekerjaannya itu demi menghidupi keluarganya di rumahnya.

Penumpang yang naik tak menentu, terkadang seharian ia hanya mendapat dua kali tarikan saja.

Tarif yang dipatok tergantung jarak ke tempat tujuan, paling rendah ia memasang harga sekira Rp 10.000 dan paling jauh dihargai Rp 50.000.

Baca juga: Dinas Lingkungan Hidup DKI Ingin TPS Wajib Kosong saat Lebaran agar Masyarakat Tenang

"Suka dukanya pasti ada ya, panas ke panasan, hujan kehunanan, namanya kerja di lapangan," kata Candra.

Pria 49 tahun itu melanjutkan, biasanya saat musim mudik lebaran ia panen penumpang karena banyak yang kembali ke kota Cirebon.

Biasanya keramaian mudik lebaran H-3 sampai H+6 dan ia bisa membawa penumpang sebanyak 20 sampai 30 kali tarikan.

"Kalau lagi sepi paling dapat Rp 40.000, kalau lagi ramai dapat Rp 100.000 sampai Rp 150.000," jelasnya.

Baca juga: Dinas Lingkungan Hidup DKI Ingin TPS Wajib Kosong saat Lebaran agar Masyarakat Tenang

Jika ia mengalami kondisi apes, tak dapat penumpang selama beberapa hari dan tak bisa memberikan uang ke istrinya untuk kebutuhan dapur.

Candra pun memutuskan untuk bertani di sawah atau meminta pekerja ke tetangganya seperti mengarit rumput atau membersihkan kebon.

"Jadi saya enggak beberapa hari libur, kalau sudah kondisi hati enak baru narik lagi," ujar berkaos biru.

Selain pemudik, Kota Cirebon juga sering dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Malang dan lainnya.

Baca juga: Targetkan Raih Juara Liga 1 2022, Arema Datangkan Joao Moreira untuk Bantu Kinerja Eduardo Almeida

Mereka berkunjung ke Goa Sunyaragi Cirebon, Alun-alun Cirebon, Keraton Kesepuhan, Keraton Kanoman, Keraton Kacirebonan dan beberapa lainnya.

"Kadang juga saya mengantar saja ke hotel atau ke lokasi wisata yang mau dikunjungi," tuturnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved