Breaking News:

Bantu Sembako dan Satu Ton Beras, Ketum PPK Kosgoro 1957 Minta Korban Kebakaran Pasar Gembrong Tabah

Dave juga meminta seluruh korban kebakaran Pasar Gembrong yang kini berada di tenda-tenda pengungsian, bisa menjaga kesehatan dan tetap bersabar.

Editor: Yaspen Martinus
ISTIMEWA
Dave Akbarshah Fikarno Laksono, Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957, memberikan bantuan sembako dan 1 ton beras kepada korban kebakaran Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Dave Akbarshah Fikarno Laksono, Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957, mengunjungi sekaligus memberikan bantuan sembako dan 1 ton beras kepada korban kebakaran Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur.

“Semoga bantuan sembako dan beras 1 ton dari PPK Kosgoro 1957 bisa meringankan para korban kebakaran di Pasar Gembrong ini,” katanya, Rabu (27/4/2022), lewat keterangan tertulis.

Dave didampingi staf Khusus Bidang Kreativitas dan Inovasi Kaum Milenial Kemenpora Alia Laksono, Ketua PDK Kosgoro 1957 DKI Jakarta Charul Purba, dan jajaran pengurus PPK Kosgoro 1957.

“Saya berharap para korban bisa tabah dalam menghadapi musibah yang dialami,” ujarnya.

Dave juga meminta seluruh korban kebakaran Pasar Gembrong yang kini berada di tenda-tenda pengungsian, bisa menjaga kesehatan dan tetap bersabar.

“Hujan sering datang tak menentu, saya minta agar seluruh keluarga korban kebakaran Pasar Gembrong menjaga kesehatan."

"Terutama anak-anak dan lansia yang rentan kerkena penyakit,” tuturnya.

Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai Golkar ini juga berharap Pemprov DKI Jakarta bisa segera menyiapkan lokasi sementara, agar pedagang bisa kembali berdagang.

Setidaknya ada 40 kios yang terbakar, sesuai dengan jumlah pedagang yang terdampak.

“Sebentar lagi Lebaran, Pasar Gembrong adalah legend, di mana banyak mainan yang dijual dan membawa kebahagiaan bagi anak-anak saat Lebaran tiba,” ucapnya.

Alia menambahkan, bantuan yang diberikan setidaknya dapat meringankan kondisi para korban kebakaran Pasar Gembrong.

“Di situasi yang sulit saat ini dan cuaca yang tidak menentu, diharapkan bantuan ini bisa meringankan para korban,” harapnya.

Alia juga mengajak seluruk pihak bisa bersama-sama membantu kesulitan yang dialami para korban.

“Saya berharap di bulan yang suci ini, kita semua bisa berbagi berkah dan menebar rasa kasih sayang dan kepedulian kepada sesama,” paparnya.

Alia mengatakan, pembagian sembako merupakan kegiatan rutin dirinya dan keluarga, untuk berbagi kepada yang membutuhkan.

“Walau situasi pandemi belum optimal, kita tidak boleh lupa untuk selalu membagi dan membantu saudara- saudara kita yang membutuhkan, terutama di bulan suci Ramadan ini.” bebernya.

Pada Minggu (24/4/2022) malam, kebakaran menghanguskan rumah tinggal warga dan tempat berdagang di Pasar Gembrong. Api baru bisa dipadamkan petugas pada Senin dini hari.

Para korban kebakaran Pasar Gembrong kini harus menjalani hidupn di tenda-tenda pengungsian.

Mereka harus tinggal dalam kondisi yang memprihatinkan, terlebih saat hujan mengguyur.

Para korban kebakaran Pasar Gembrong membutuhkan bantuan berupa sandang dan pangan, utamanya pakaian bayi.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan, kebakaran Pasar Gembrong menghanguskan 400 unit bangunan di lima RT.

Penyebab kebakaran diduga hubungan pendek arus listrik atau korsleting, di lantai dua rumah salah satu warga.

Tidak ada korban jiiwa dalam kebakaran di Pasar Gembrong tersebut.

Namun, 450 kepala keluarga (KK) atau 1.500 jiwa di 5 RT terpaksa harus mengungsi karena kehilangan tempat tinggal.

"Kerugian kebakaran ditaksir Rp1,5 miliar," ucap Gatot.

Suku Dinas Sosial Jakarta Timur (Sudinsos Jaktim) mendirikan tiga tenda pengungsian di sekitar lokasi kebakaran Pasar Gembrong, Jalan Basuki Rahmat, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved