Berita Video

VIDEO: PKL Cibinong Demo Memprotes Pembatasan Sekitar Area Stadion Pakansari

Kalau pun alasannya karena Covid-19, lanjut Ali, saya pikir tidak fair karena pedagang di tempat lain masih bebas berjualan.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG Paguyuban PKL Pakansari mengaku pembatasan aktivitas masyarakat di Lingkar Stadion Pakansari selama Covid-19 merugikan mereka.

"Pembatasan warga yang masuk ke Stadion Pakansari selama dua tahun terakhir merugikan kami karena penghasilan turun drastis," kata Ali Topan Hidayat, koordinator Paguyuban PKL Pakansari usai audiensi dengan Kasatpol PP Kabupaten Bogor Cecep Imam Nagarasid di Cibinong, Selasa (19/4/2022).

Karena itu, Paguyuban PKL Pakansari meminta Pemkab Bogor membuka kembali Jalur Lingkar Stadion Pakansari bagi aktibitas warga.

"Tuntutan kami sebenarnya sederhana. Kami ingin jalur Jalan Lingkar Stadion Pakansari dibuka agar penghasilan kami meningkat," ujarnya.

Kalau pun alasannya karena Covid-19, lanjut Ali, saya pikir tidak fair karena pedagang di tempat lain masih bebas berjualan.

"Kami meminta Pemerintah Bogor adil dalam menerapkan PPKM. Di Jalan Bambu Kuning ada bazar Ramadan. Mereka bebas jualan tanpa pembatasan," tuturnya.

"Saya dapat informasi langsung dari pedagang di Bambu Kuning, mereka bayar Rp 3 juta sampai Rp 5 juta agar bisa ikut Bazar Ramadan. Sementara kami di Pakansari masih dibatasi," imbuhnya.

Dia menambahkan tuntutan para PKL ini sangat realistis, apalagi saat ini mau Lebaran.

"PKL ingin mendapatkan penghasilan lebih untuk menyambut hari raya Idul Fitri," ungkap Ali.

Ali mengaku mereka hanya busa berjualan dari jam 15.00 -22.00 WIB saat PPKM mulai kendor.

"Kalau tidak ada pertandingan bola, sepi banget. Ramainya hari Sabtu-Minggu, hari biasa sepi," bebernya.

Sebagai informasi, Paguyuban PKL Pakansari melakukan aksi injuk rasa di Kantor Pemkab Bogor pada Selasa (19/4/2022) siang.

Perwakilan PKL sempat ditemui oleh Ma’mur selaku Staf Ahli Pemerintahan, Politik, Hukum dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Bogor.

Namun karena merasa perwakilan Pemkab Bogor tidak menguasai persoalan, mereka pun walk out.

Akhirnya mereka dimediasi oleh Kasatpol PP Kabupaten Bogor yang kemudian menyampaikan aspirasi mereka kepada Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin.

Kasatpol PP Kabupaten Bogor Cecep Imam Nagarasid mengatakan telah menyampaikan aspurasi PKL ke Sekda Burhanudin.

"Tadi pak Sekda janji akan bicarakan dengan Kapolres dan Dandim. Dalam beberapa hari ke depan akan diputuskan," ujarnya singkat.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved