Ramadan
Meski Diperbolehkan, Sekda Karawang Imbau Warga Tidak Mudik, Ini Alasannya
Walaupun demikian, kata Acep, hal itu hanya saran dirinya saja kepada warga agar tidak terjebak macet dan bisa kelelahan di jalan.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG -- Meskipun mudik diperbolehkan, Sekretaria Daerah (Sekda) Karawang Acep Jamhuri menyarankan agar warga tidak mudik Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah.
Acep menyebutkan setelah dua tahun dilarang mudik karena kasus Covid-19 yang tinggi, maka dipastikan akan terjadi kepadatan dan kemacetan parah dalam mudik tahun ini.
"Pasti mudik ini membeludak, karena memang akan terjadi kemacetan yang luar biasa parah, dan sebaiknya menurut saya mah jangan mudik," kata Acep saat ditemui di ruangannya pada Selasa (19/4/2022).
Walaupun demikian, kata Acep, hal itu hanya saran dirinya saja kepada warga agar tidak terjebak macet dan bisa kelelahan di jalan.
Apalagi sebetulnya Covid-19 itu masih ada, walaupun tidak begitu parah dampaknya.
"Jadi kita akan mengimbau kehati-hatian lah bahwa Covid-19 masih ada walaupun sekarang varian lebih ringan Omicron tapi kan harus ada kehati-hatian kita," imbuh dia.
Baca juga: Jelang Arus Mudik Lebaran, 99,2 Persen Masyarakat Indonesia Sudah Punya Antibodi Covid-19
Dia meminta agar warga yang mudik lebaran terlebih dahulu divaksin dosis ketiga. Kemudian selalu menjaga protokol kesehatan, seperti memakai masker, dan sering cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer.
"Ingat pakai masker dan setiap saat cuci tangan, cuci muka, cuci mata. Itu usaha agar setelah mudik tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19," ungkap dia.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat menyiapkan layanan vaksinasi booster di sejumlah posko pengamanan mudik Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah.
Baca juga: Walaupun Masyarakat Sangat Antusias, Gubernur Anies Belum Berencana Tambah Kuota Mudik Gratis 2022
Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Karawang, Yayuk Sri Rahayu menerangkan, direncanakan sejumlah layanan vaksinasi booster akan disediakan di sejumlah posko pengamanan.
Yakni di wilayah Jomin Kecamatan Kota Baru, Balong Gandu Kecamatan Jatisari perbatasan Subang, Kawasan Galuh Mas, di Jalan Lingkar Luar Tanjung Pura dan Rest Area KM 57 Tol Jakarta Cikampek.
"Jadi direncanakan ada di sejumlah lokasi yang disebutkan itu. Nanti apakah ada perubahan atau tidak diinformasikan," ujarnya saat ditemui di Komplek Pemda Karawang, pada Selasa (19/4/2022).
Baca juga: Anak dan Remaja Boleh Mudik Lebaran Tanpa Tes PCR dan Antigen, Menkes: Hadiah dari Bapak Presiden
Yayuk menerangkan, pihaknya akan menyiapkan vaksinator maupun tenaga kesehatan di sejumlah lokasi layanan vaksinasi booster tersebut.
Setiap Puskemas katanya wajib mengirimkan dua petugas kesehatan per shift.
Baca juga: Menerapkan Gage dan One Way Saat Mudik Lebaran, Ini Penjelasan Polri Soal Skema Arus Mudik & Balik
"Kita ada 50 Puskemas, nanti wajib dikirimkan 2 tenaga kesehatan per shif dengan total sehari ada tiga shift," ungkap dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Sekretaria-Daerah-Sekda-Karawang-Acep-Jamhuri-9398387.jpg)