Pendidikan
Tekankan Prinsip Kampus Bertauhid, Ini Profil Universitas Djuanda Bogor
Nama Djuanda diambil untuk menghormati pahlawan nasional berdarah sunda, Ir. H. Djoeanda Kartawidjaja yang banyak berkiprah di bidang pemerintahan
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, CIAWI - Universitas Djuanda (Unida) di Ciawi merupakan salah satu kampus besar di Kabupaten Bogor.
Dengan slogan "Kampus Bertauhid", universitas ini menekankan pembentukan kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual dengan karakter tauhid bagi para mahasiswanya.
Universitas Djuanda lahir pada 21 Maret 1987 oleh Letnan Jendral TNI Purn. H. Alamsyah Ratu Perwiranegara.
"Alhamdulillah kami sudah masuk ke milad yang ke-35," kata Wakil Rektor III Unida Ir Himmatul Miftah, M.Si., dalam wawancara eksklusif dengan Warta Kota yang berlangsung belum lama ini.
Baca juga: Wakil III Rektor Universitas Djuanda: Lulusannya Jadi Wirausahawan yang Punya Royalti
Baca juga: Rektor Universitas Djuanda yang Baru, Prof. Suhaidi Ingin Bawa Unida Jadi Kampus Unggul di Indonesia
Nama Djuanda diambil untuk menghormati pahlawan nasional berdarah sunda, Ir. H. Djoeanda Kartawidjaja yang banyak berkiprah di bidang pemerintahan di Indonesia.
"Mungkin kalau anak sekarang enggak begitu kenal ya, tetapi paling tidak nama Djuanda ini sebagai salah satu pahlawan nasional," ujar Miftah.
Dia menjelaskan bahwa saat menjadi Perdana Menteri Indonesia pada 1975, bisa meyakinkan dunia bahwa luas wilayah Indonesia itu terdiri atas batas-batas kepulauan di ujung wilayahnya.
"Deklarasi Juanda ini merupakan salah satu karya monumental beliau," tuturnya.
Dengan Deklarasi Djuanda ini maka kekayaan alam yang bisa dimanfaatkan oleh rakyat Indonesia itu semakin bertambah.
"Perairan yang luas menjadi satu sumber daya yang bisa dimanfaatkan," papar Miftah.
Dalam perjalanannya, Unida mengambil tagline "Kampus Bertauhid".
Visi Universitas Djuanda adalah menjadi universitas riset yang menyatu dalam tauhid dan diakui dunia.
"Ada tiga kata kunci ini: satu riset, kedua adalah bertauhid, dan ketiga diakui dunia," jelas Miftah.
Visi ini diterjemahkan dalam misi Universitas Djuanda yang diwujudkan melalui Pancadarma.
"Kalau perguruan tinggi lain hanya Tridharma yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian masyarakat, maka kami tambah dua lagi yaitu profesionalisme dan bertauhid," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/unida.jpg)