Jumat, 10 April 2026

Ramadan

Jual Takjil Selama Ramadan, Aan Raup Rp700.000 per Hari

Aan (45), pedagang takjil di Pabuaran, Bojonggede, Kabupaten Bogor, mengaku mendapat penghasilan yang lumayan banyak selama 11 hari bulan Ramadan ini.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Hironimus Rama
Aan (45), pedagang takjil di Pabuaran, Bojonggede, Kabupaten Bogor, mengaku mendapat penghasilan yang cukup banyak selama 11 hari bulan Ramadan ini. Hingga Rp700.000 Perhari 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG -- Bulan Ramadan mendatangkan berkah bagi para pedagang takjil musiman.

Selama sebulan ini, mereka mendapatkan rejeki yang cukup banyak, untuk persiapan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Aan (45), pedagang takjil di Pabuaran, Bojonggede, Kabupaten Bogor, mengaku mendapat penghasilan yang lumayan banyak selama 11 hari di bulan Ramadan ini.

"Lumayanlah pak, sehari bisa dapat Rp 700.000," kata Aan, Kamis (14/4/2022).

Meskipun demikian, dari pendapatan kotor itu dia bisa mendapatkan penghasilan bersih sekitar  Rp 500.000 dari penjualan takjil ini.

"Modal awalnya Rp 1 juta. Lalu tiap hari belanja bahan kurang lebih Rp 200.000," jelasnya.

Menurut dia, penghasilan yang diperolehnya ini berkurang karena harga barang-barang naik.

"Harga minyak goreng, tempe, terigu, dan gula semuanya naik. Itu sangat mengurangi keuntungan," tutur Aan.

Baca juga: Peduli Masyarakat Sekitar, Santri Dukung Ganjar Sumut Bagikan 200 Takjil di Medan

Untuk menyiasati hal ini, Aan menaikkan harga takjil yang dijual.

"Sebelumnya harga gorengan Rp 1.000 per biji. Sekarang kita naikkan jadi Rp 1.250 per biji," ungkapnya.

Baca juga: Ramadan, Umat Tridarma Vihara Nimmala Boen San Bio Kota Tangerang Bagikan 1500 Takjil

Aan mengaku jualan takjil selama Ramadan untuk mengumpulkan dana buat Lebaran.

"Ini untuk bayar zakat dan membeli kebutuhan Hari Raya Idul Fitri," paparnya.

Baca juga: Pemeriksaan Isi Kandungan Jajanan Takjil Ramadan, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Ambil 20 Sampel

Perempuan yang memiliki 7 orang anak ini mengaku sehari-hari menjadi pedagang keliling untuk membantu membiayai kehidupan keluarganya.

"Saya tiap hari dagang lontong keliling, kadang di pengajian juga," tuturnya.

Baca juga: Periksa Isi Kandungan Jajanan Takjil di Tangerang, Dinkes: Jangan Tergiur Warna Cerah dan Kenyal!

Sejak suaminya menjalami operasi batu ginjal dua bulan lalu, Aan menjadi tulang punggung keluarga untuk mencari nafkah.

"Saat ini masih ada 2 anak yang tinggal bareng kami. Satu sudah tamat SMA dan satu lagi masih di bangku SMA. Anak-anak lainnya sudah berkeluarga," tambahnya.

Dia berharap rejekinya melimpah selama bulan Ramadan ini.

"Semoga selama Ramadan rejeki mengalir sehingga bisa merayakan Lebaran dengan hati senang," pungkas Aan.

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved