Simulasi Head to Head, Elektabilitas Prabowo Tembus 60 Persen
Survei tersebut mengukur tingkat elektabilitas dengan konsep perbandingan (head to head) nama-nama Capres potensial.
Lantas bagaimana jika nama Prabowo Subianto dikeluarkan dari pola head to head tersebut, nama seperti Ganjar, Anies maupun AHY langsung merangkak naik, namun sayangnya tidak bisa lebih besar ketika Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu dilibatkan.
Baca juga: Survei SMRC: Pemilih PDI P Cenderung Pilih Ganjar Ketimbang Puan, Sebagian Malah Dukung Anies
Baca juga: Survei Indikator: TNI Jadi Institusi Paling Dipercaya Publik, Partai Politik Sangat Tak Dipercaya
"Pola umum kedua adalah bila Prabowo dihilangkan dari simulasi ini maka undecided voters meningkat. Ganjar bersaing sengit Anies namun dari semua capres tidak ada yang mampu meraih angka di atas 50 persen," terangnya.
Survei SPIN dilakukan pada tanggal 28 Maret sampai 7 April 2022 dengan total jumlah responden 1.230, berusia minimal 17 tahun yang tersebar di 34 provinsi, dengan metode multi-stage random, tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error (MoE) sebesar ± 2,8 persen.
Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung dengan bantuan kuesioner. Kontrol kualitas 10 persen dari sampel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/direktur-eksekutif-survey-and-polling-indonesia-spin-igor-dirgantara-kembali-merilis-hasil-survei.jpg)