Pendidikan
UI Kembangkan Inovasi Telemedis dengan Data Science Hingga Pendidikan Online Berbasis Metaverse
FMIPA UI mengembangkan Telemedicine with Data Science and AI based Application. Produk ini mampu mendeteksi berbagai penyakit mellaui mata manusia.
WARTAKOTALIVE.COM - Universitas Indonesia (UI) menyelenggarakan webinar bertajuk “UI Investment & Start Up Forum” Jumat, 8/4/2022) lalu.
Dalam webinar tersebut diisi pemaparan inovasi dan kolaborasi yang dilakukan para sivitas akademika dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Farmasi (FF), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom), dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI).
FMIPA UI mengembangkan Telemedicine with Data Science and AI based Application. Produk ini dikembangkan untuk mendeteksi berbagai penyakit melalui mata manusia.
Modul yang dikembangkan merupakan salah satu bagian dari ATM-Sehat yang merupakan kerja sama DSC, MIT USA, AI Center DIKTI, UI Advisory, UMG-Idealab, Samsung R&D Institute Indonesia, RSUI, Global Risk Management (GRM), IMERI FKUI, dan RSCM.
Proyek ini dilaksanakan selama lima tahun ke depan melalui berbagai bidang terkait penelitian.
Dekan FMIPA Dede Djuhana, Ph.D. menyebutkan, FMIPA meluncurkan portal SICOVID untuk menggambarkan data sebaran pasien positif terkait detail (basis desa/kelurahan) untuk Pulau Jawa dan Sulawesi Selatan.
“Portal ini berisi beberapa peta tematik yang meliputi peta zona rawan penyebaran, jangkauan RS rujukan beserta data kapasitasnya, monitoring polusi NO2 sebagai indikator PSBB, serta hasil analisis riset dan analisis Covid-19 Hospital Impact Model for Epidemics (CHIME),” ungkap Dede dalam keterangan resmi, Senin (11/4/2022).
Sementara itu, untuk mendeteksi penderita Covid-19, Fasilkom UI berkolaborasi dengan FK UI menciptakan Covid-19 Detection From X-Ray, CT-Scan, and Clinical Data.
Menurut Manajer Riset dan Pengabdian Masyarakat Fasilkom UI, Adila Alfa Krisnadhi, S.Kom., M.Sc., Ph.D., aplikasi berbasis mobile app ini dapat mendeteksi Covid-19 dengan luaran CT Image.
Untuk menangani pasien Covid-19, tiga inovator dari FT UI (Dr. Basari, S.T., M.Eng.; Dr. Ir. Tomy Abuzairi, S.T., M.Sc., M.T., Ph.D.; dan Dr.-Ing. Ridho Irwansyah, S.T., M.T.) menciptakan Oksigenku IoT (Internet of Things) dan Centri-Flo.
“Oksigenku IoT merupakan konsentrator oksigen yang dapat menyesuaikan saturasi oksigen pasien secara otomatis dengan memanfaatkan teknologi IoT,” ungkapnya.
Adila menambahkan, desain alat ini dibuat sederhana agar mudah dipindahkan. Keunggulan yang dimiliki oksigen IoT, yaitu harga lebih murah, pengaturan secara otomatis, output oksigen hingga 95 persen dengan flow hingga 3 liter per menit, serta kuat dan tidak mudah rusak.
Adapun Centri-Flo merupakan alat terapi pernapasan yang memanfaatkan campuran udara dan oksigen dengan konsentrasi tinggi yang dialirkan dengan kecepatan hingga 60 liter per menit.
Alat ini berbentuk portable, mudah digunakan, komponennya disposable, cost effective, serta dilengkapi smart temperature control dan dual mode operation.
Alat ini hasil kolaborasi antara FTUI, FKUI, ATMI Healthcare, RSUP Persahabatan, dan Perhimpuan Dokter Paru Indonesia (PDPI).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/UI-kembangkan-inovasi-telemedis-dengan-data-science-hingga-pendidikan-online-berbasis-metaverse.jpg)