Minggu, 12 April 2026

Berita Video

VIDEO : Mahasiswa Trisakti Protes Tarif Pakir dan Pemukulan Presiden Mahasiswa

Gara-gara tarif parkir mahal dan Presma dianiaya, ratusan Mahasiswa Trisakti memblokir gate parkir dan pasang spanduk di kampus

Penulis: Miftahul Munir |
Wartakotalive.com/Miftahul Munir
Ratusan mahasiswa Universitas Trisakti memadati halaman kampus untuk berunjuk rasa atas ketidakterimaan biaya parkir yang mahal pada di Grogol, Jakarta Barat, Kamis (7/4/2022) malam. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNG DUREN - Ratusan mahasiswa Universitas Trisakti memadati halaman kampus untuk berunjuk rasa atas ketidakterimaan biaya parkir yang mahal pada Kamis (7/4/2022) malam.

Mereka melakukan penyegelan terhadap mesin parkir dengan membentangkan spanduk.

Mahasiswa sempat melakukan bakar ban di mesin parkiran dan juga menyalakan flare merah.

Simak Video Berikut :

Mahasiswa Trisakti FA (19) mengatakan, pihaknya sudah mengultimatum Roy Badak agar segera datang ke kampus.

Tujuannya supaya memberikan kejelasan soal parkiran mahasiswa dan ia sudah melakukan penyegalan.

"Sudah kami segel dan kalau sampai batas waktu yang kami tentukan belum datang kami akan merusak mesin parkir," katanya.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Roy Badak sudah melanggar hukum karena saat mediasi alumni Trisakti tersebut menganiaya Presiden Mahasiswa Fauzan Raisal Mirsi.

Fauzan akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Jakarta Barat karena sudah menoyor kepala serta menendang.

Baca juga: Dipakir di Teras Rumah, Maling Bawa Kabur Motor Honda Scoopy dan PCX Milik Warga Rawalumbu Bekasi

Baca juga: Presma Kampus Trisakti Dianiaya Pengelola Parkir saat Gelar Protes Mahalnya Biaya Parkir

"Saya melihat secara langsung aksi penganiayaan itu, tapi karena dia alumni tahun 1999 kami mahasiswa baru tidak berani dan tak bisa berbuat apa-apa," tegasnya.

Mahasiswa juga sudah meminta kepada otorita kampus Trisakti agar segera membubarkan keorganisasian.

Akhirnya pada Kamis malam ketua otoritas kampus mengundurkan diri dari jabatannya karena takut terseret," ucap mahasiswa angkatan 2020.

FA mengaku mahasiswa menunggu Roy badak agar segera datang ke kampus meskipun sempat mengancam akan membawa preman.

Karena ia tidak mau mahasiswa harus merogoh uang parkir dengan biaya yang cukup mahal.

"Sempat mengancam akan membawa preman, kami juga dibackup sama alumni juga," terangnya.

Baca juga: Dualisme Ikatan Alumni di Universitas Trisakti Disorot

Baca juga: Bina Marga Memerbaiki Jalan Rusak di JOR Barat, Jalan S Parman, Depan Trisakti, dan Flyover Grogol

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved