Selasa, 14 April 2026

Itjen Kemenkumham Minta Nilai-Nilai Dasar ASN Diterapkan oleh Seluruh ASN

Itjen Kemenkumham menggelar Kegiatan Coaching dan Mentoring Pimpinan Tinggi dalam Rangka Internalisasi Tata Nilai di Lingkungan Itjen Kemenkumham

dok. Itjen Kemenkumham
Itjen Kemenkumham menggelar Kegiatan Coaching dan Mentoring Pimpinan Tinggi dalam Rangka Internalisasi Tata Nilai di Lingkungan Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM. 

WARTAKOTALIVE.COM – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1443H, Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM (Itjen Kemenkumham) menggelar Kegiatan Coaching dan Mentoring Pimpinan Tinggi dalam Rangka Internalisasi Tata Nilai di Lingkungan Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM.

Kegiatan ini dihadiri Inspektur Jenderal Kemenkumham Razilu dan Para Pimpinan Tinggi Pratama Dharma Wanita, Pejabat Administrator, Pejabat Fungsional dan seluruh staf Inspektorat Jenderal secara langsung dan virtual, Senin (28/3/2022).

Dalam kegiatan tersebut, Razilu menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo telah meluncurkan fondasi baru bagi Aparatur Sipil Negara.

Mengutip arahan presiden, Razilu juga mengungkapkan Core values BerAKHLAK dilatarbelakangi oleh adanya penerjemahan yang berbeda-beda terhadap nilai-nilai dasar serta kode etik dan kode perilaku ASN yang tertuang dalam UU No. 5/2014 tentang ASN.

Inspektur Jenderal Kemenkumham Razilu dalam Kegiatan Coaching dan Mentoring Pimpinan Tinggi dalam Rangka Internalisasi Tata Nilai di Lingkungan Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM.
Inspektur Jenderal Kemenkumham Razilu dalam Kegiatan Coaching dan Mentoring Pimpinan Tinggi dalam Rangka Internalisasi Tata Nilai di Lingkungan Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM. (dok. Itjen Kemenkumham)

“Karenanya, perlu ditetapkan satu Core values ASN untuk mensarikan nilai-nilai dasar ASN ke dalam satu kesamaan persepsi yang lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh seluruh ASN. Berbagai nilai-nilai yang ada di instansi pemerintah digabungkan dan dikerucutkan menjadi tujuh nilai yang dapat berlaku secara umum,” ujarnya.

Baca juga: Itjen Kemenkumham Raih Predikat Terbaik ke-3 Anggota JDIHN Terbaik Tahun 2021

Dalam arahannya, Razilu juga mengungkapkan, bahwa ada keterkaitan antara fungsi Aparatur Sipil Negara dengan nilai-nilai Core Values ASN BerAKHLAK. Menurutnya, pada fungsi ASN sebagai Pelayan Pubik memiliki keterkaitan dengan nilai Berorientasi Pelayanan. Lantas, Razilu menekankan untuk bangga menjadi pelayan publik.

“Jadi mulai hari ini, kalau perlu patri dalam jiwa masing-masing, hati masing-masing, saya menjadi aparatur sipil negara pelayan publik, ini adalah jabatan tertinggi dan harus bangga,” ucap Razilu.

Selanjutnya, pada fungsi ASN sebagai Pelaksana Kebijakan Publik, Razilu mengungkapkan bahwa fungsi ASN tersebut memiliki keterkaitan dengan nilai Kompeten. Ia menuturkan bahwa untuk menjadi pelaksana kebijakan publik harus mampu memiliki kompetensi yang baik.

“Menjadi pelaksana kebijakan publik harus kompeten, harus memahami semua peraturan yang berkaitan dengan tugas, pokok dan fungsi masing-masing”, tutur Razilu.

Baca juga: Yasonna Apresiasi Inovasi dan Prestasi yang Dicapai Itjen Kemenkumham sepanjang 2021

Oleh karena itu, lanjut Razilu, untuk menjadi kompeten harus meningkatkan kompetensi. “Makanya, itu ada uji kompetensi”, tambah Razilu.

Kemudian pada fungsi ASN yang terakhir yakni perekat dan pemersatu bangsa, Menurutnya memiliki keterkaitan dengan nilai harmonis.

Ia menuturkan bahwa seorang ASN harus mampu mengharmonikan segala ragam perbedaan yang ada di masyarakat sebagai salah satu fungsi perekat dan pemersatu bangsa.

“Menghargai sikap orang apapun latarbelakangnya, kita dihadapkan kepada ragam ras, agama, suku, budaya di republik ini dan kita harus bisa merekatkan itu semuanya untuk bisa menjadi perekat, kita harus bisa menjadi orang yang mengharmonisasikan, mengharmonikan segala sesuatu,” ungkap Razilu.

Lebih lanjut, Razilu juga menjelaskan manfaat value bagi organisasi yaitu menjadi fondasi bagi organisasi, menjadi kompas yang mengarahkan insan organisasi bergerak menuju tujuan atau sasaran yang telah ditetapkan, memberikan motivasi bagi para pegawai untuk berkomitmen memberikan yang terbaik bagi organisasi, menjadi perekat yang menyatukan seluruh elemen organisasi, dan membantu untuk membuat keputusan penting terkait organisasi.

Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah oleh Inspektur Wilayah II, Ahmad Rifai. Dalam bulan yang suci ini, Rifai menghimbau sebagai ASN untuk memudahkan urusan-urusan masyarakat.

“Mudahkan orang jangan buat susah. Efeknya bukan saat itu, pada lain kesempatan kita akan dimudahkan juga,” pesan Rifai.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved