Kamis, 16 April 2026

Eksploitasi Air Tanah

Bos Perumda PAM Jaya Menduga Ada 32 Persen Warga Jakarta Eksploitasi Air Tanah

Direktur Utama Perumda PAM Jaya Syamsul Bachri Yusuf memiliki data penting, ternyata 32 persen warga Jakarta mengeksploitasi air tanah.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Valentino Verry
sndimg.com
ILUSTRASI Air bersih - Manajemen Perumda PAM Jaya mengungkapkan ada 32 persen warga Jakarta mengeksploitasi air tanah. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebanyak 32 persen masyarakat di DKI Jakarta diketahui masih mengeksploitasi air tanah untuk bisa memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Direktur Utama Perumda PAM Jaya Syamsul Bachri Yusuf mengatakan, saat ini pelayanan air bersih perpipaan baru mencapai 68 persen dari keseluruhan warga DKI Jakarta.

Baca juga: Arief R Wismansyah Gandeng Kejari Kota Tangerang saat Membangun Jalan Bouraq

"Artinya masih ada 32 persen warga DKI Jakarta yang masih menggunakan air tanah dan masih mengeksploitasi air tanah untuk kehidupan sehari-hari," kata Syamsul, Selasa (22/3/2022).

Sementara penggunaan air tanah harus diakhiri segera. Apalagi Presiden Amerika Serikat Joe Biden pernah memperingatkan tentang potensi tenggelamnya Jakarta pada tahun 2030.

Menurut Syamsul, tenggelamnya Jakarta bukan semata faktor eksternal seperti kenaikan permukaan air laut tapi juga faktor internal yaitu penurunan permukaan tanah yang sangat cepat.

Sehingga kampanye menghemat air tanah yang bertajuk #SaveGroundWater dan dilaksanakan di Danau Cincin, Tanjung Priok, Jakarta Utara perlu semakin digalakkan.

Baca juga: Pengendara Motor Tewas Seketika di Jalan Ciater Raya setelah Terseret 100 Meter

Diperkirakan kebutuhan masyarakat mencapai 11.000 liter per detik pasokan air dan tambahan 4.200 kilometer pipa yang harus disambungkan dari rumah ke rumah agar semuanya terlayani.

"Hal ini berarti hari ini ada 11.000 liter per detik air yang diambil dari tanah oleh warga Jakarta untuk kebutuhannya sehari-hari," kata Syamsul.

“Sehingga untuk mengatasi ini, kami tentu perlu membangun sistem perpipaan yang baik,” ujar Syamsul.

Syamsul menambahkan Perumda PAM Jaya diberikan amanah Pemprov DKI Jakarta untuk membangun sistem air minum perpipaan dan ditargetkan tahun 2030 terlayani 100 persen.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved