Sabtu, 2 Mei 2026

Kesehatan

Pentingnya Edukasi Kesehatan Ginjal bagi Masyarakat, Ini Alasannya

Dari data global, satu dari sepuluh orang dI dunia mengalami penyakit ginjal, dan rata-rata mereka tidak mengetahui kalau memiliki penyakit ginjal. 

Tayang:
halodoc
Satu dari sepuluh orang di dunia mengalami penyakit ginjal, dan rata-rata mereka tidak mengetahui kalau memiliki penyakit ginjal. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dari data global, satu dari sepuluh orang di dunia mengalami penyakit ginjal, dan rata-rata mereka tidak mengetahui kalau memiliki penyakit ginjal

Mereka baru menyadari dirinya mengalami penyakit ginjal, ketika fungsi ginjal sudah menurun jauh, sudah mendekati atau mencapai stadium akhir. 

Hal itu dipaparkan dr. Aida Lydia, PhD, SpPD-KGH, Ketua Umum Perhimpunan Nefrologi Indonesia dalam webinar yang digelar Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia dan Etana Biotech dengan tema "Ginjal Sehat untuk Semua: Menjembatani Kesenjangan Pengetahuan untuk Kesehatan Ginjal yang Lebih Baik", pekan lalu.

Menurutnya, pada pasien ginjal kronik (PGK) akan mengalami banyak komplikasi dan salah satunya adalah anemia.

Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI)  dan Etana Biotech menggelar webinar dengan tema
Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) dan Etana Biotech menggelar webinar dengan tema "Ginjal Sehat untuk Semua: Menjembatani Kesenjangan Pengetahuan untuk Kesehatan Ginjal yang Lebih Baik", pekan lalu. (Istimewa)

"Hampir 80 persen pasien dialysis memiliki Hb < 10 g/dL. Hal ini dikarenakan belum mendapatkan pengobatan anemia dengan baik. Ini menjadi tantangan bagi kita semua agar komplikasi anemia ini bisa diatasi dengan baik, paling tidak bisa mendapatkan Hb yang baik, antara 10 - 11,5 g/dL," kata dokter Aida.

Jenis Gangguan Ginjal terbagi menjadi dua, yakni gangguan ginjal akut dan penyakit ginjal kronik (PGK). 

Untuk gangguan ginjal akut, biasanya gangguan ginjal berlangsung mendadak (dalam jam-hari), dan fungsi ginjal dapat pulih bila segera diatasi. 

Sedangkan PGK biasanya gangguan ginjal sudah berlangsung lama (lebih dari 3 bulan) dan fungsi ginjal tidak dapat pulih.

"Di sini kita harus bisa mencegah jangan sampai menjadi gagal ginjal. Pada kondisi gagal ginjal, ginjal tidak lagi berfungsi dengan baik. Sehingga perlu diatas dengan terapi pengganti ginjal (kidney replacement therapy)," terangnya.

Sedangkan penyebab terbanyak penyakit ginjal kronis adalah hipertensi dan diabetes.  

Bagaimana kedua penyakit ini bisa menyebabkan masalah pada ginjal?

Dokter Aida kembali menjelaskan, hipertensi menyerang pembuluh darah di semua organ. Padahal, pada ginjal, terdapat banyak pembuluh darah.

"Jadi kalau seorang pasien hipertensi, maka tekanan yang tinggi tadi diteruskan ke seluruh pembuluh darah-pembuluh darah organ, kemudian merusak dinding dari pembuluh darah semua organ kita, termasuk organ ginjal," katanya.

Dan jika tekanan darah tinggi tidak terkontrol, maka pembuluh darah dalam jangka panjang benar-benar kehilangan fungsinya. 

"Pada ginjal terjadi kerusakan pembuluh darah-pembuluh darah yang halus pada ginjal, kemudian bisa memicu jaringan parut di ginjal," kata dokter Aida lagi.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved