PTM Terbatas

Kasus Infeksi Covid-19 Menurun, Pemkot Tangsel Kembali Melaksanakan Kegiatan PTMT Secara 100 Persen

Pemkot Tangsel kembali melangsungkan kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas bagi semua jenjang pendidikan. 

Penulis: Rizki Amana | Editor: Sigit Nugroho
TribunTangerang/Rizki Amana
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Deden Deni saat ditemui di Puspemkot Tangsel. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) kembali melangsungkan kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas bagi semua jenjang pendidikan. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Deden Deni, mengatakan bahwa kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) secara 100 persen kembali diberlakukan dengan dasar mulai menurunnya kasus infeksi Covid-19

"Kasus Covid-19 di Tangsel dari Januari (2022) meninggi sampai akhir Februari. Nah per hari ini hasil rapat kami dengan Dinas Kesehatan, Satgas Covid-19 dan unsur pendidikan bahwa diawal Maret kasus aktif mulai menurun maka kami putuskan untuk PTM terbatas," kata Deden saat ditemui Tribuntangerang.com di kawasan Puspemkot Tangsel, Ciputat, Senin (7/3/2022).

Baca juga: VIDEO Kasus Covid-19  Menurun, Taman Wisata Alam Gunung Pancar Mulai Ramai Dikunjungi Wisatawan

Baca juga: Kasus Covid-19 Turun Signifikan, PPKM Jabodetabek dan Surabaya Raya Turun ke Level 2

Baca juga: BPSDM Hukum dan HAM Lantik 650 Taruna Poltekip & Poltekim di Tengah Pandemi Covid-19

Deden menjelaskan bahwa digelarnya kembali giatan PTMT itu dilakukan usai melihat kondisi kasus aktif infeksi Covid-19 dalam beberapa waktu terkahir. 

Menurut Deden, setelah mendapati data penurunan kasus infeksi covid-19 dari Dinkes Kota Tangsel.

Pihaknya langsung mengistruksikan kegiatan PTMT dengan kelas tertinggi pada setiap sekolah. 

BERITA VIDEO: Rumah Pembeli Tak Ada Orang, Kurir Minta Warga Umumkan Paket COD Lewat Toa Masjid

"Kemarin kita uji coba pada pekan pertama dengan Kelas VI dan IX. Ternyata hasilnya baik dan kita buka PTMT kembali pada semua kelas," ujar Deden.

Sementara, Deden memastikan pada kegiatan PTMT diikuti oleh ratusan SMP negeri maupun swasta di Kota Tangsel. 

"Yang mengikuti SD Negeri ada 157, SD Swasta 171. Sementara SMP Negeri ada 24, SMP swasta 183, dan TK dan PAUD kurang lebih 700," ucapnya. 

Adapun, kegiatan PTMT dilakukan dengan membagi dua kelompok belajar pada setia kelas.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved