Jumat, 10 April 2026

Berita Video

VIDEO : Masjid Agung Banten Terendam Banjir

Air menggenangi pelataran masjid, lingkungan makam Sultan Maulana Hasanudin dan Benteng Surosoan pun terendam banjir

Kompas.com/Rasyid Ridho
Kawasan Wisata Ziarah Banten Lama direndam banjir 

WARTAKOTALIVE.COM, BANTEN - Selain permukiman warga, Kawasan Masjid Banten Lama di Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang juga terendam banjir pada Selasa (1/3/2022).

Air menggenangi pelataran masjid, lingkungan makam Sultan Maulana Hasanudin dan Benteng Surosoan pun terendam banjir setinggi 30 centimeter sampai 1 meter.

Menara masjid yang menjadi ikon Provinsi Banten pun terendam banjir.

Simak Video Berikut :

"Penyebabnya Kali Cibanten meluap masuk ke Banten Lama jam delapan pagi tadi. Baru tahun ini kena banjir, ini parah," kata Lurah Banten Hizbullah saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (1/3/2022).

Dia mengkhawatirkan air terus tinggi. Sebab, kondisi di kawasan wisata ziarah itu saat ini diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Kini, jalan menuju kawasan Banten Lama dan Terminal Banten Lama ditutup karena terendam banjir.

Sebelumnya diberitakan bahwa hujan lebat mengguyur Kota Serang, Banten, memicu meluapnya Kali Cibanten, pada Selasa (1/3/2022).

Banjir melanda sejumlah titik di Kota Serang di tiga kecamatan yang terdampak peristiwa yang bermula pada pukul 06.00 WIB tersebut.

Hal tersebut dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang pada sore ini. Genangan yang terpantau mulai surut berada di Kelurahan Lontar Baru dan Kelurahan Serang, Kecamatan Serang.

Baca juga: VIDEO : Banjir Kota Serang Hanyutkan Rumah di Kali Cibanten

Baca juga: Pemprov DKI Fokus Tangani Banjir di 7 Kelurahan di Jakarta 

Namun demikian, petugas gabungan masih bersiaga untuk mengantisipasi dampak yang lebih buruk. Data sementara pada hari ini (1/3/2022), pukul 17.54 WIB, sebanyak 1.333 KK terdampak banjir yang terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan itu.

Saat sore dilaporkan, tinggi muka air pada dua kelurahan terdampak terpantau mulai surut.

BPBD Kota Serang mengidentifikasi wilayah terdampak yaitu tersebar pada delapan kelurahan di tiga kecamatan.

Kelurahan tersebut yaitu Kelurahan Lontar Baru, Serang, Kagungan dan Kota Baru di Kecamatan Serang, Kelurahan Kasemen, Terumbu dan Kasunyatan di Kecamatan Kasemen serta Kelurahan Drangong di Kecamatan Taktakan.

Belum ada laporan terkait korban jiwa akibat peristiwa ini.

Pihak BPBD yang dibantu pihak kelurahan dan kecamatan masih melakukan pendataan terkait warga yang mengungsi.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved