Kamis, 16 April 2026

Berita Video

VIDEO: Melihat Pacman, Komunitas Pecinta Burung Makaw yang Populasinya Banyak di Hutan Amazon

sekumpulan orang dengan patnernya, burung makaw tersebut merupakan komunitas Pacman, komunitas pecinta burung makaw di Pantai Indah Kapuk.

Penulis: RafzanjaniSimanjorang | Editor: Ahmad Sabran

Burung Makaw masuk pula dalam kategori burung pintar. Makaw bisa diajarkan untuk bicara serta terbang dan kembali ke tangan pemilik. Waktu latihannya pun tergolong cepat meskipun tergantung pada usia dan jenis makaw.

"Pelatihnya juga ada di kami. Jadi jika ada yang mau makawnya dilatih itu bisa," ujar pria yang akrab disapa Pacman ini.

Sementara itu, kekompakan para komunitas pecinta makaw turut memudahkan jika ada burung makaw yang terbang dan tak kembali ke markasnya.

Ditambah adanya gps yang melekat di kaki burung, membuat pemilik tak perlu khawatir burung makaw hilang.

PERAWATAN MUDAH dan BURUNF MAKAW PUNYA KONTES TERSENDIRI 

Kontes burung tak hanya ada di burung kicau, dan merpati seperti yang dikenal luas selama ini.

Kontes burung makaw pun ada terjadi di Indonesia. Nyaris mirip dengan kontes merpati, bedanya yang dinilai di kontes burung makaw adalah lamanya terbang dan pendaratan yang mulus.

Bahkan kontesnya kerap digelar di pulau Jawa seperti Semarang, Yogyakarta hingga ke luar Jawa yakni Bali dengan hadiah yang cukup menggiurkan.

Untuk perawatan, burung makaw bukanlah burung yang rewel, melainkan mudah adaptasi.

"Makanannya hanya buah-buahan atau kacang-kacangan. Apalagi sudah gabung di komunitas, pasti teman-teman banyak diskusi. Kalau soal makanan, sebulan paling berapa ratus ribu saja," ujar Chandra.

Meskipun burung impor, tapi adaptasi burung makaw sangat cepat, mengingat makaw merupakan burung tropis.

Sementara itu, untuk mengetahui apakah burung makaw sakit atau tidak dapat diketahui lewat tubuh makaw yang lemas, atau tidak banyak bersuara.

"Kebanyakan rentan sakit itu yang masih kecil, umuran dua atau tiga bulan. Jika perawatannya tidak benar, misalnya makanan kurang bagus, itu yang buat sakit," katanya.

Meski gampang adaptasi, namun burung makaw sulit untuk diternakkan.

Burung makaw baru ideal diternakkan saat usia 10 tahun (hitungan usia manusia).

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved