PAN Disarankan Keluar dari Koalisi Pemerintah Agar Elektabilitas Naik
Dia mencontohkan bagaimana pertunbuhan Partai Demokrat dan PKS yang di sejumlah survei mengalami peningkatan elektabilitas.
WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menyarankan Partai Amanat Nasional (PAN) keluar dari koalisi pemerintah.
Sebab, kata Jerry, tak ada kader PAN di pemerintahan.
"Sebaiknya PAN perkuat dukungan ke oposisi dengan Demokrat dan PKS, biar naik elektabilitasnya," saran Jerry lewat pesan kepada Tribunnews, Minggu (20/2/2022).
Baca juga: Lebih Baik Pakai N95 Atau Masker Dobel? Ini Pendapat Ideal Dokter
Dia mencontohkan bagaimana pertunbuhan Partai Demokrat dan PKS yang di sejumlah survei mengalami peningkatan elektabilitas.
"Bahkan, di sisi lain Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhouono (AHY) mampu menaklukkan Ketua Umum PAN Zulkifki Hasan," tuturnya.
Jerry mengatakan, sejak awal saat PAN memutuskan berada di kabinet, ada harapan semacam durian runtuh dalam bentuk posisi di kementerian.
Baca juga: Wakil Ketua Komisi II DPR Yakin Penjabat Kepala Daerah yang Ditunjuk Bakal Junjung Netralitas
"Saya nilai PAN telah salah mengambil keputusan, tapi hal ini belum terlambat, sebaiknya PAN lebih getol memperjuangkan kepentingan rakyat," ucap Jerry.
Dia menyebut dengan tata kelola negara yang berantakan, PAN mendapatkan kerugian dalam hal elektabilitas.
"Jokowi menggunakan rumus politik tarik ulur, kalau setidaknya reshuffle pada Desember 2021, tapi faktanya nihil."
"Itulah yang terjadi di PAN. Lebih baik Zulhas get out dari koalisi, tak ada keuntungan juga buat PAN, malah rugi besar," ulasnya. (Reza Deni)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/jokowi-dan-zulkifli-hasan_20161130_214152.jpg)