Pandemi Virus Corona

Pemkot Depok Kewalahan Hadapi Lonjakan Covid-19, Minta Bantuan Pemprov Jawa Barat

Pemkot Depok sudah kewalahan hadapi lonjakan Covid-19, mereka pun mint abantuan pada Pemprov Jawa Barat.

Penulis: resign | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Muhamad Fajar Riyandanu
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan pihaknya sudah kewalahan dan kini minta bantuan ke Pemprov Jawa Barat untuk tambahan ambulans dan isoter. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 di masa PPKM level 3, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok ajukan dua permintaan kepada pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Dua permintaan tersebut adalah penambahan lokasi isolasi terpusat (isoter) dan tambahan pengadaan enam unit mobil ambulans.

Baca juga: Tren Staycation Meningkat Saat Pandemi, Penyewaan Villa dan Apartemen Laris Manis

Hal tersebut dikatakan oleh Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana di Wisma Bumi Wiyata pada Jumat (18/2/2022), malam.

Ajuan penambahan lokasi isoter di Kota Depok menyusul jumlah keterisian tempat tidur di lokasi isolasi terpusat (isoter) Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia (UI) hampir mencapai batas maksimal. Dari 56 tempat tidur yang tersedia, 51 tempat tidur diantaranya sudah terisi.

Lebih lanjut, guna mengantisipasi lonjakan jumlah pasien Covid-19 yang membutuhkan ruang isolasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sudah mengajukan pengalihfungsian Wisma Makara UI menjadi lokasi isoter.

Baca juga: RSUI Tambah 25 Kapasitas Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

"Makara UI kami masih menunggu dari provinsi, Pak Gubernur. Kamu sudah usulkan untuk penambahan isoter di Makara UI," sambung Dadang.

Sementara itu, penganjuan 6 unit mobil ambulance di Kota Depok dimaksudkan untuk proses evakuasi pasien dan membantu layanan operasional ambulans di puskesmas-puskesmas 24 jam. 

Dadang menambahkan, pengajuan 6 unit mobil ambulance juga dimaksudkan untuk meningkatkan persediaan mobil ambulans di Kota Depok. Pasalnya, ujar Dadang, Pemkot Depok hanya memiliki 1 unit mobil ambulans evakuasi.

"Ambulans di seluruh pusmesmas ada. Selain itu ada 1 unit ambulans evakuasi, jika warga membutuhkan itu ada di PMI. Ada juga ambulans 119. Jadi Pemkot Depok mengajukan dua hal, penambahan isoter dan ambulans," pungkas Dadang.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved