Tindakan asusila
Polisi Menutup Akun Facebook SD Kelas 6 yang Viralkan Tindakan Asusila
Polres Kota Magelang menutup akun Facebook yang berisi tindakan asusila, karena bisa berdampak buruk.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polres Kota Magelang sudah mengidentifikasi pelaku penyebar video hubungan suami istri di emperan toko kawasan Pasar Rejowinangun, Jalan Mataram, Kota Magelang, Jawa Tengah.
Pelaku merupakan bocah kelas enam sekolah dasar dan sudah dipanggil pihak kepolisian bersama dengan orang tuanya.
Kapolres Magelang Kota, AKBP Yolanda Evelyn Sebayang menjelaskan, bocah tersebut mengupload video tindakan asusila itu di akun facebook pribadinya.
Baca juga: Tingkatkan Keamanan Aset Dan Operasional KA, PT KAI Daop 1 Jakarta Gandeng Kodam Jaya
"Jadi untuk akun facebooknya saat ini sudah kami tutup," jelas Polwan berpangkat melati dua.
Yolanda melanjutkan, sampai saat ini bocah yang masih berusia sekira 12 tahun tersebut bersama orang tuanya masih dimintai keterangan.
Jika proses pemeriksaan semuanya sudah rampung, maka pihaknya bakal membeberkan ke awak media.
"Kami belum bisa putuskan, karena belum selesai pendalaman," ucapnya.
Baca juga: Bakal Gugat Permenaker 2/2022 ke PTUN, Presiden KSPSI: JHT Hak Buruh
Sebagai informasi, tindakan asusila di emperan toko kawasan Pasar Rejowinangun, Jalan Mataram, Kota Magelang, Jawa Tengah viral di sosial media beberapa waktu lalu.
Namun sampai detik ini belum diketahui kapan persisnya video itu diambil oleh si perekam.
Dalam video itu terlihat sepasang warga Magelang melakukan hubungan suami istri tanpa ada rasa malu dan takut digerebek.
Dari seberang jalan tempat hubungan intim itu, ternyata ada kamera Hp yang merekam dan kemudian viral di sosial media.
Baca juga: Dhena Devanka Fokus Asuh dan Rawat Anak-anaknya Setelah Cerai dari Jonathan Frizzy
Polres Magelang Kota langsung menyelidiki penyebar video tindakan asusila tersebut.
Kapolres Magelang Kota, AKBP Yolanda Evelyn Sebayang menjelaskan, dari hasil penyelidikan penyebar video itu anak di bawah umur.
"Yang upload anak kelas enam sekolah dasar," kata Yolanda saat dikonfirmasi, Jumat (18/2/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/raped_20160805_205319.jpg)