Icip Makanan dan Minuman Ala Cafe Serba Rp 5.000 di Warung Goceng Depok

Berawal dari keinginan Ica agar orang-orang bisa jajan atau makan dengan harga terjangkau akhirnya ia wujudkan dengan membuka Warung Goceng.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Mochamad Dipa Anggara
Wartakotalive.com/ Mochammad Dipa
Warung Goceng di Kelapa Dua, Cimanggis Depok yang menawarkan menu makanan dan minuman dengan harga serba goceng alias Rp 5.000. 

WARTAKOTALIVE.COM - Berawal dari keinginan Ica agar orang-orang bisa jajan atau makan dengan harga terjangkau akhirnya ia wujudkan dengan membuka bisnis kuliner bernama Warung Goceng.

Sesuai dengan namanya, warung yang berlokasi di Jalan Professor Lafran Pane (RTM) Gang. Poncol, Kelapa Dua, Cimanggis Depok, ini mengusung konsep makanan murah dan terjangkau, yaitu menawarkan beragam menu makanan dan minuman dengan harga serba goceng alias Rp 5.000.

“Idenya itu sebenarnya saya kan suka jajan tapi kok harga makanan dan minuman agak lumayan ya. Jadi saya sama suami coba bisnis kuliner tapi yang bisa menjangkau semua kalangan mulai dari anak-anak, remaja, keluarga bisa makan dengan harga yang lumayan minim. Jadi kita buat makanan dengan harga semua serba Rp 5.000,” ujarnya Ica selaku pemilik Warung Goceng kepada Wartakotalive.com, Sabtu (12/2/2022).

Meski harganya goceng, menu yang ditawarkan enggak recehan. Ada ratusan menu Asia sampai Western, yang bisa dipilih. mulai dari nasi goreng, nasi goreng Pattaya, kwetiau goreng, Mie Aceh, burger, spaghetti dan masih banyak menu lainnya. 

Menu makanan dan minuman di Warung Goceng, Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, yang dibanderol serba Rp 5.000.
Menu makanan dan minuman di Warung Goceng, Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, yang dibanderol serba Rp 5.000. (Wartakotalive.com/ Mochammad Dipa)

Ica mulai merintis bisnis Warung Goceng ini sejak 2018 dengan membuka kedai di garasi rumah ibundanya. Ica dan sang suami yang pernah bekerja kemudian resign ini memulai usaha kuliner tersebut dengan modal Rp 2 juta.

“Modal awal bisnis di Rp 2 juta. Modal itu saya pakai untuk belanja bahan untuk masak aja, kayak beli sayuran, burgernya, kalau untuk tempat dan alat-alat masak kan Alhamdulillah punya sendiri, jadi nggak perlu bayar sewa tempat atau beli peralatan masak,” sebut Ica.

Tak disangka, warung tersebut sukses berkembang melebihi harapannya. Warung makan yang dulunya hanya di garasi rumah milik sang ibunda kini sudah berpindah ke lokasi yang lebih luas.

Ica dan suami menyewa sebuah rumah yang berada di depan persis rumah sang ibunda dan ia renovasi sedikit untuk dijadikan gerai Warung Goceng yang lebih luas dengan kapasitas bisa mencapai sekitar 100 orang.

“Saya pindah kesini (lokasi baru) di tahun 2021, baru sekitar 5 bulanan saya tempati lokasi ini,” ungkap Ica.

Seiring pindahnya lokasi Warung Goceng menjadi lebih luas, Ica yang tadinya hanya dibantu sang suami untuk menjalankan bisnisnya, kini telah mampu merekrut 14 karyawan untuk bekerja di Warung Goceng.

“Mulai ada karyawan sejak pindah ke lokasi baru ini, awalnya karyawan ada tujuh terus nambah sekarang ada 14 karyawan,” ungkapnya.

Kini kedai tersebut pun selalu ramai pelanggan. Dalam sehari Warung Goceng bisa menjual makanan dan minuman hingga 600 porsi.

“Kalau omset Insya Allah masih diatas 600 porsi per hari di hari biasa, kalau untuk akhir pekan diatas 800 porsi per hari,” ujar Ica.

Ica, pemilik Warung Goceng di Kelapa Dua, Cimanggis Depok.
Ica, pemilik Warung Goceng di Kelapa Dua, Cimanggis Depok. (Wartakotalive.com/ Mochammad Dipa)

Berkat keunikan Warung Goceng yang menawarkan makanan dan minuman serba Rp 5.000 bahkan sampai membuat kedai makan satu ini menjadi daya tarik para youtuber.

“Memang kita terbantu dikenal masyarakat dari Youtuber dan mulai ramai pengunjung itu di tahun 2021,” ucap Ica.

Ia bercerita bahwa di awal bisnisnya berjalan, pelanggan yang datang adalah ibu-ibu yang sedang menunggu jam pulang anak sekolah.

“Awal buka pelanggannya ibu-ibu yang sembari nunggu anaknya pulang sekolah. Mereka pesen makanan, minuman karena harganya murah,” sebut Ica.

Menurut perempuan berhijab ini, untuk terus konsisten menjalankan bisnis kulinernya dengan harga Rp 5000 ia pun mengandalkan dari kuantitas penjualan.

“Untuk mempertahankan harga goceng kita main di kuantiti kalau misalnya kuantitinya banyak berarti keuntungannya lumayan jadi ambil dari situ jadi insya Allah meskipun harga bahan-bahan untuk memasak naik masih bisa tercover,” ucapnya.

Berdasarkan pantauan Wartakotalive.com, saat berkunjung ke lokasi Warung Goceng, Sabtu (12/2/2022) kedai ini menyatu dengan teras rumah. Teras rumah yang cukup luas dipakai untuk menaruh beberapa meja kayu panjang tepat duduk kayu panjang. Kedai ini juga menyediakan tempat dilantai atas dengan memanfaatkan dak rumah.

Disamping Warung Goceng terdapat sisa lahan yang dipakai untuk parkiran kendaraan pengunjung. 

Wartakotalive.com juga mencicipi beberapa makanan, seperti kwetiau goreng bakso, nasi goreng pataya yakni nasi goreng yang dibalut dengan telur dadar, kemudian burger dan mie Aceh.  

Untuk porsi pada tiap menunya cukup pas untuk sekedar mengganjal perut saat lapar. Jika dirasa kurang, tentunya Anda juga menambah pesanan menu-menu lainnya dengan harga serba Rp 5.000. Warung Goceng ini buka setiap hari mulai pukul 9.00 hingga pukul 21.00. (dip)

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved