Pandemi Virus Corona
TPU Pasir Putih Depok Butuh Suplay APD, kini Pemakaman Jenazah Covid-19 Kembali Bangkit
Seiring kasus virus Covid-19 yang kian parah, permintaan lahan makam pun kembali bangkit. Kini, TPU Pasir Putih di Depok mulai repot.
WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Tempat Pemakamam Umum (TPU) Pasir Putih, Sawangan, Depok kembali aktif menerima jenazah Covid-19 sejak lima hari terakhir.
Menurut Haji Nurmat, Koordinator TPU Pasir Putih Depok, mengatakan tiap harinya ada dua jenazah Covid-19 yang dimakamkan.
"Kemarin sudah ada yang masuk, sehari dua. Hari ini juga dua jenazah Covid-19, dari RS Fatmawati dan RSUD Sawangan," kata Nurmat saat ditemui di lokasi, Kamis (10/2/2022) sore.
Baca juga: Chef Renatta Moeloek Sajikan Daily Fried Chicken dengan Saus Rempah Nusantara yang Rasanya Berbeda
Lebih lanjut, kata Nurmat, sejak pekan ini, TPU Pasir Putih rutin menyiapkan dua lubang kubur khusus jenazah Covid-19 per harinya. "Siaga dua lubang kubur setiap harinya. Takutnya ada lonjakan," sambung Nurmat.
Guna menyikapi adanya lonjakan pemakaman jenazah Covid-19, pihak TPU Pasir Putih pun membutuhkan suplay Alat Pelindung Diri (APD), masker dan sarung tangan dari pemerintah
"Sekarang yang dibutuhkan APD, masker, sarung tangan. Sejauh ini belum ada (dari pemerintah)," aku Nurmat.
Di TPU Pasir Putih, area makam khusus jenazah Covid-19 berada di dua blok, yakni Blok B dan Blok D. Adapun Blok D baru akan digunakan ketika Blok B sudah tak mampu menampung atau penuh.
Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Permintaan Air Kalapa Ijo di Depok Kembali Meningkat
Dalam menjalankan tugas, ujar Nurmat, para memulasara menerapkan protokol kesehatan seperti mengenakan pakaian APD, sarung tangan dan masker.
Selain itu, prosesi pemakaman hanya dihadiri oleh keluarga dan kerabat dekat. Adapun penguburan jenazah juga dibantu dengan tali yang digunakan untuk menurunkan jenazah di liang lahat, plus dengan peti mati yang dilapisi plastik bening.
"Benar-benar menerapkan protokol kesehatan. Pakai tali, dibungkus plastik," jelasnya.
TPU seluas kurang lebih delapan hektar ini memiliki kapasitas 5000 lubang kubur yang terdiri dari Blok Pemakaman Umum dan Blok Pemakaman Khusus Covid-19.
"Sudah terisi sekira dua hektar. Kalau pemakaman umum bloknya di depan, kalau pemakamn Covid-19 bloknya di belakang. Kalau makam Covid-19 bisa nampung 4000an," pungkas Nurmat.