Kabar Artis

Gus Miftah Bantah Memandu Natasha Wilona Pindah Keyakinan, Tidak Pernah Memaksa Siapapun Jadi Mualaf

Gus Miftah membantah telah memandu bintang sinetron dan film Natasha Wilona pindah keyakinan. Kabar yang viral di media sosial itu disebutnya hoaks.

Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo
Gus Miftah di Omah Asa, Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (11/2/2022). Gus Miftah membantah telah memandu bintang sinetron dan film Natasha Wilona pindah keyakinan. Kabar yang viral di media sosial itu disebutnya hoaks. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gus Miftah membantah telah memandu bintang sinetron dan film Natasha Wilona pindah keyakinan.

Menurut Gus Miftah, kabar Natasha Wilona menjadi mualaf tersebut tidak benar.

Video yang tersebar luas di media sosial hanya editan yang dilakukan orang tidak bertanggung-jawab.

Baca juga: Natasha Wilona Dikabarkan Pindah Keyakinan, Gus Miftah: Itu Hoaks, Videonya Editan

Baca juga: Gus Miftah Terkesima dengan Kisah Sukses Mendiang Ayah Menteri BUMN Erick Thohir: Jadikan Teladan

Selama ini Gus Miftah tidak pernah kenal hingga bertemu Natasha Wilona. Meski video Natasha Wilona mualaf itu viral, Gus Miftah tidak terganggu. 

"Saya justru terganggu kalau ada anggapan, seolah-olah orang non Islam itu kalau ketemu Gus Miftah pasti mualaf, itu bahaya," kata Gus Miftah di Omah Asa, Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (11/2/2022). 

Kalaupun ada yang memutuskan mualaf, lanjut Gus Miftah, "Mereka merasa enjoy melihat saya beragama. Kayak Cindy JKT48 yang mau masuk Islam karena nyaman melihat saya beragama."

Baca juga: Natasha Wilona Tetap Sibuk Syuting Saat Liburan Natal dan Tahun Baru, Tidak Kumpul Bareng Keluarga?

Baca juga: Hanya 5 Menit, Blangkon Gus Miftah Terjual Rp 900 juta dan Dibeli Wahyu Kenzo yang Ada di Dubai

Deddy Corbuzier, sebut Gus Miftah, alasannya juga jelas. "Mas Deddy mau masuk Islam melalui pintu yang ramah, bukan yang marah-marah," ujarnya.

Gus Miftah tidak pernah memaksa siapapun untuk menjadi mualaf dan memeluk Islam.

"Memaksakan orang beragama itu ya tidak boleh. Beragama itu tidak ada paksaan," ucap Gus Miftah. (Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved