Jumat, 10 April 2026

Rumah DP 0 Rupiah

Berdasarkan Survey Populi Center Tingkat Kepuasan Program Rumah DP 0 Rupiah di Posisi Paling Rendah

Tingkat kepuasan masyarakat terhadap program rumah DP 0 rupiah yang digagas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berada di urutan paling bawah.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Berdasarkan survei yang dilakukan Populi Center, tingkat kepuasan masyarakat terhadap program rumah DP 0 rupiah yang digagas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berada di urutan paling bawah, yaitu hanya mencapai 25,7 persen.

Peneliti Populi Center Rafif Pamenang Imawan mengatakan bahwa tingkat kepuasan paling rendah kedua ada pada program reklamasi Pantai Utara Jakarta sebesar 35,8 persen.

Kemudian untuk program Jakpreneur (OK OCE) yang kerap digaungkan Anies Baswedan hanya 38,0 persen.

Baca juga: Syafrin Liputo Ungkap Lima Jurus Atasi Kemacetan Jakarta Jelang Anies Baswedan Pensiun

Baca juga: Popularitas Anies Baswedan Kalahkan Prabowo, Sekjen Gerindra: Terus Kenapa? Pilpresnya Masih Belum

Baca juga: PPKM Level 3, Anies Baswedan Imbau Perkantoran Kembali Terapkan WFH 75 Persen

“Program penataan PKL Tanah Abang 46,8 persen dan sumur resapan 48,3 persen," kata Rafif berdasarkan keterangannya, Jumat (11/2/2022).

Sementara itu, dari 15 program kegiatan Pemprov DKI Jakarta tersebut, tingkat kepuasan responden paling tinggi ada pada kegiatan penerangan jalan mencapai 73,2 persen kemudian disusul program Taman Maju Bersama 71,2 persen.

BERITA VIDEO: Alasan Kalina Oktarani Mau Dinikahi Siri Vicky Prasetyo

“Untuk KJS Plus 68 persen, pemeliharaan jalan 67,8 persen, bantuan sosial Covid-19 sebesar 64,8 persen, dan program air bersih 61 persen. Program-program lain mendapat angka kepuasan di bawah 60 persen,” ujar Rafif.

Menurut Rafif, hal itu terungkap berdasarkan survei yang dilakukan dari 26 Januari sampai 1 Februari 2022.

Metode pengambilan data dalam survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 600 responden.

Mereka dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error (MoE) ± 4,00 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

"Proses wawancara tatap muka dilakukan dengan menggunakan aplikasi survei Populi Center serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Survei dilakukan dengan menggunakan pendanaan internal,” jelasnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved