PPKM

Dirlantas Polda Metro Sebut Volume Kendaraan di Jakarta Menurun selama PPKM Level 3

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan volume kendaraan menurun selama PPKM level 3. Karena banyak kantor terapkan WFH.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Valentino Verry
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan volume kendaraan menurun selama penerapan PPKM level 3. Karena banyak kantor yang menerapkan WFH. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejak diterapkan kebijakan PPKM wilayah 3, volume kendaraan di ruas jalan Ibu Kota Jakarta menurun. Hal inilah yang mendasari ganjil genap tetap berlaku di Jakarta.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dishub DKI Jakarta untuk memantau mobilitas penduduk Jakarta saat penerapan PPKM Level 3.

Hasilnya, terjadi penurunan penumpang pada transportasi publik seperti MRT dan Transjakarta.

Baca juga: Balas Konten Dewasa, Kejaksaan Agung Copot Admin Akun Twitter KejaksaanRI

Diduga penurunan jumlah penumpang transportasi publik lantaran work form home (WFH) yang mulai diterapkan perusahaan-perusahaan di Jakarta.

Hal inilah yang mendasari Ditlantas Polda Metro Jaya memutuskan untuk tetap menerapkan ganjil genap. Sebab tidak ada kekhawatiran terjadi peningkatan di transportasi publik.

"Tapi ternyata di public transport penumpangnya menurun sehingga ganjil genap belum terlalu urgent untuk kami tiadakan," jelas Sambodo dikonfirmasi Kamis (10/2/2022).

Selain itu, Sambodo meyakini kebijakan ganjil genap juga dapat menekan mobilitas penduduk di tengah lonjakan Covid-19.

Menurut Sambodo, pengurangan mobilitas karena kebijakan ganjil genap juga mulai terlihat di Ibukota Jakarta.

Baca juga: Teh Celli Punya Mimpi Wilayah Selatan Karawang Jadi Pusat Pariwisata yang Terkenal di Indonesia

"Malah terbukti ganjil genap di jam-jam diberlakukannya itu mampu menurunkan mobilitas di kawasan-kawasan tersebut," tutur Sambodo.

Namun, Sambodo belum dapat mengungkapkan berapa persen penurunan volume kendaraan di PPKM Level 3 ini.

Kata Sambodo, saat ini pihak Subdit Gakkum Polda Metro Jaya masih menghitung angka penurunan mobilitas di jalan-jalan protokol Ibu Kota dan jalan tol dalam kota.

"Kami akan hitung volume di ruas-ruas jalan yg seperti Asia Afrika, itukan ETLE bisa menghitung, nanti kita sampaikan," kata Sambodo.

Sebelumnya Pemprov DKI Jakarta resmi menaikan level PPKM menjadi level 3 pada Selasa (8/2/2022).

Baca juga: Alasan Sultan Kutai Kartanegara Minta Pemindahan Ibu Kota Negara Jangan Sampai Ada yang Menghambat

Dinaikannya level PPKM lantaran kasus Covid-19 varian Omicron yang kembali meledak di Indonesia khususnya Jakarta.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved