Pelanggaran Prokes

Kepala Satpol PP Segel Sendiri Tiga Bar di Jakarta Selatan yang Langgar Jam Operasional

Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Ujang Harmawan menyegel sendiri tiga bar dan kafe yang melanggar jam operasional. Ujang ingin kepastian.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Valentino Verry
warta kota/ramadhan LQ
Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Ujang Hermawan saat menyegel salah satu bar yang melanggar jam operasional. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan memberikan sanksi berupa penutupan sementara terhadap tiga bar di wilayah itu karena melanggar jam opersional.

Tiga bar tersebut, yakni Odin serta Code in W Home yang ada di kawasan Senopati, Jakarta Selatan dan Dronk yang ada di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

"Ini tindak lanjut berdasarkan temuan dari Polda Metro Jaya dan kita sudah melihat pelanggarannya," ujar Kasatpol PP Jakarta Selatan Ujang Hermawan, Sabtu (5/2/2022).

Baca juga: Caitlin Halderman Cocok Perani Wanita Bandel, karena Mirip Karakter Asli

Menurut Ujang, Odin Bar kali ini dikenakan sanksi penutupan sementara 7x24 jam.

Ini merupakan kali kedua Odin melakukan pelanggaran setelah sebelumnya sempat diberi sanksi berupa teguran tertulis.

"Untuk denda administrasi belum karena ini pelanggaran yang kedua kali. Jika Odin melanggar kembali, selain penutupan sementara, ditambah lagi dengan denda Rp50 juta," tutur dia.

Satpol PP Jakarta Selatan juga memberikan sanksi penutupan sementara 7x24 jam kepada Dronk Bar.

Namun, selain sanksi penutupan sementara, Dronk Bar dijatuhi denda oleh Satpol PP sebesar Rp50 juta.

Baca juga: Pemprov DKI Gelar Pelatihan Manajemen Makanan Berlebih Guna Kurangi Produktivitas Sampah

"Untuk Dronk sudah diberikan sanksi, yaitu penutupan 7x24 jam dan denda administrasi Rp50 juta," kata Ujang.

Sementara itu, Code in W Home Bar dikenakan sanksi penutupan selama 3x24 jam.

"Ini baru pelanggaran pertama, seharusnya teguran tertulis. Tapi karena situasi kondisi PPKM Level 2 dengan peningkatan Covid-19, kita berikan sanksi penutupan 3x24 jam," ujar dia.

Ujang mengatakan pemberian sanksi sesuai Peraturan Daerah (Perda) Provinsi DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19.

Lalu, Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19.

Baca juga: Prilly Latuconsina Terharu Film Kukira Kau Rumah Ditonton 51.000 Penonton dalam Sehari

Serta Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 59 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 2 Covid-19.

"Untuk kegiatan tempat usaha terutama resto, bar, ketika bukanya pukul 18.00, pukul 24.00 harus memberhentikan aktivitasnya," kata Ujang.

Lebih lanjut, ia berharap baik pelaku usaha maupun masyarakat, khususnya di Jakarta Selatan, untuk sama-sama mematuhi aturan yang ada, seperti protokol kesehatan.

"Untuk sama-sama menjaga kesehatan pribadi, untuk juga selalu menjaga jarak, dan diupayakan untuk tetap aktivitas di dalam rumah," paparnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved