Rabu, 29 April 2026

Banjir Jakarta

Wagub Ariza Bantah Program Pembebasan Lahan untuk Atasi Banjir Dibatalkan

Rencana pembebasan lahan banjir untuk tahun ini urung dilakukan karena menurut Wagud DKI Jakarta harus hati-hati belanja modal tanah

Tayang:
Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria soal pembebasan lahan 

WARTAKOTALIVE.COM GAMBIR -- Program pembebasan lahan untuk kepentingan penanganan banjir dibatalkan tahun ini.

Program tersebut bukan batal, tetapi hanya tertunda.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui awak media di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (24/1/2022) malam.

"Sebenarnya bukan batal, pembebasan itu bukan batal tapi tertunda," ucap pria yang karib disapa Ariza.

Orang nomor dua di Ibu Kota ini juga mengatakan penundaan terjadi lantaran ia bersama pihaknya, saat ini lebih berhati-hati terkait hal belanja modal berupa tanah. 

Baca juga: Rencana Pembangunan Waduk 15 Hektar di Kamal Jakbar, Masih Proses Pembebasan Lahan

"Karena masalah tanah ini harus lebih teliti, hati-hati jangan sampai seperti tidak ada masalah ternyata ada masalah," tambah dia.

Proses pengadaan tanah, kata dia, harus lebih teliti dan hati-hati. Nantinya, sebelum pembayaran dilakukan, semua proses terkait administrasinya harus sudah rampung.

"Sertifikatnya, asal-usulnya semua memang ada empat tahapan yang harus dipenuhi sebelum dibayarkan sampai semua clear and clean baru kita bayarkan ya," jelas dia.

Menurutnya, program-program pengendalian banjir akan terus diupayakan bersama oleh pemerintah daerah dengan dukungan pemerintah pusat.

Baca juga: Mungkin Ada Penggusuran Jika Kali Semonggol Dilakukan Pelebaran untuk Solusi Banjir di Tegal Alur

"Terkait program normalisasi itu sudah ada kesepakatan terkait dengan dinas SDA, jadi titik-titik mana yang dibebaskan oleh Pemprov dan titik-titik mana yang dibangun oleh PUPR ya. Prinsipnya program-program pengendalian banjir terus diupayakan bersama oleh pemerintah daerah juga dengan dukungan pemerintah pusat," jelas Ariza.

Tak hanya itu, Ariza juga menegaskan bahwa semua program pengendalian banjir tahun 2022 tetap akan dijalankan.

Seperti waduk, embung yang akan dituntaskan pada tahun 2022.

"Semua di program, baik normalisasi, naturalisasi dibangun, sekarang kita membuat waduk, situ, embung, polder, insya Allah di tahun 2022 akan banyak sekali program-program yang kita buat seperti waduk polder dan perbaikan," tutupnya.

Sebelumnya diketahui, Kantor anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan digeledah penyidik Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada Kamis (20/1/2022).

Gedung yang digeledah adalah Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta yang dipimpin Suzi Marsitawati terkait dugaan tindak pidana korupsi kegiatan pembebasan lahan di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur pada 2018 lalu.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved