Aneh, Ngaku Penasaran Suasana Kubur, Pemuda Ini Gali Makam di Jonggol, Akhirnya Diamankan Polisi
Pemuda gondrong ini diamankan jajaran Polsek Jonggol karena aksinya menggali makam almarhum Ugan yang baru meninggal, Senin (24/1/2022) pagi.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR -- EH (27), warga Kampung Haur Kuning, Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor diamankan polisi, Selasa (25/1/2022).
Pemuda gondrong ini diamankan jajaran Polsek Jonggol karena aksinya menggali makam almarhum Ugan yang baru meninggal, Senin (24/1/2022) pagi.
Aksi gali makam ini dilakukan EH pada sore hari usai pemakaman jenazah.
Dalam video amatir yang beredar, tindakan EH ini dipergoki oleh seorang pemuda yang curiga dengan penggalian itu.
Kemudian dia memanggil warga lainnya untuk bersama-sama mengamankan EH.
Saat ditanya motif tindakannya, EH mengaku ingin mengetahui situasi di dalam kubur.
Sontak jawaban ini membuat warga desa geger.
Baca juga: Jakarta PPKM Level 2 Sampai 31 Januari 2022, Area Publik Wajib Pakai Aplikasi Peduli Lindungi
Baca juga: Alodokter Raih Sertifikasi ISO 27001 Terkait Keamanan Informasi dan Perlindungan Data Pengguna
Warga yang tidak puas lalu mengamankan pelaku ke rumah Ketua RT dan kemudian membawa ke kantor polisi.
Kapolsek Jonggol Kompol Sularso mengungkapkan saat pemeriksaan pelaku EH memberikan jawaban ataupun keterangan yang tidak sesuai dengan apa yang ditanyakan oleh penyidik.
"Karena jawabannya tidak jelas, kami pun langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa Jonggol, Ketua MUI Kecamatan Jonggol, Pendamping ODGJ dan keluarga," kata Sularso, Selasa (25/1/2022).
Baca juga: NCT Dream Sapa Penggemar di Indonesia Saat Resmi Dikenalkan Sebagai Brand Ambassador Mie Lemonilo
Baca juga: Kasus Omicron Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah di Kota Tangerang Dihentikan
Hasil koordinasi yang dilakukan tersebut menunjukkan bahwa pelaku EH (27) diduga mengalami gangguan jiwa yang diperkirakan sudah sejak 7 bulan yang lalu.
Kasus ini pun, katanya diselesaikan secara kekeluargaan.
"Saudara EH langsung kita bawa ke RS jiwa untuk dilakukan penanganan lebih lanjut," tutur Sularso.