Vaksinasi Covid19

Vaksin Booster Semakin Efektif Hadapi Omicron Jika Kelompok Berisiko Diprioritaskan

Namun, ia menekankan booster tidak menjamin terhindar dari infeksi. Artinya, kasus tetap ada walau jarang.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Rizki Amana
Epidemiolog Griffith University Dicky Budiman mengatakan, vaksin Covid-19 dosis ketiga alias booster, sangat efektif menghadapi Omicron. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Epidemiolog Griffith University Dicky Budiman mengatakan, vaksin Covid-19 dosis ketiga alias booster, sangat efektif menghadapi Omicron.

"Booster sangat efektif ya dalam menghadapi Omicron."

"Dan ini bisa terlihat di studi Israel, termasuk juga beberapa negara bagian Amerika," ungkapnya kepada Tribunnews, Sabtu (22/1/2022).

Baca juga: Kompolnas Bilang Pejabat Boleh Pakai Pelat Nomor Dinas Polisi,Termasuk Anggota DPR?

Kasus yang paling meledak, menurut Dicky, adalah negara dengan cakupan booster yang kurang atau bahkan tidak ada. Hal ini juga terlihat dari studi Australia.

"Pada negara bagian yang jauh lebih baik pemberian booster, kasus infeksi maupun juga hunian rumah sakit dan ICU dan kematian jauh lebih rendah," ungkap Dicky.

Namun, ia menekankan booster tidak menjamin terhindar dari infeksi. Artinya, kasus tetap ada walau jarang.

Baca juga: Bentrok Satgas Damai Cartenz dan KKB di Pegunungan Bintang Papua, Satu Polisi Tertembak di Dada

Namun yang jelas, kasus jauh lebih kecil dibandingkan booster. Di sisi lain, pemberian booster perlu dilakukan berdasarkan skala prioritas.

"Di mana kelompok yang berisiko lebih tinggi diberikan lebih dulu."

"Didahulukan, diprioritaskan, itu membuat booster semakin efektif," ulasnya. (Aisyah Nursyamsi)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved