Selasa, 28 April 2026

Usai Tusuk Anggota TNI, Baharuddin Sembunyi 3 Hari di Kapal Nelayan

Sementara satu pelaku lainnya tidak terlibat dalam aksi pengeroyokan lantaran hanya mengantar menggunakan sepeda motor ke tempat kejadian.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Desy Selviany
Rilis penangkapan pengeroyok anggota TNI digelar di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (18/1/2022) ( 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Usai menusuk anggota TNI Pratu Sahdi, Baharuddin bersembunyi di dalam kapal nelayan di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara selama 3 hari.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan bahwa Baharuddin sembunyi di dalam kapal nelayan sejak Minggu (16/1/2022).

Kemudian, sehari setelah wajahnya diumumkan kepolisian pada Rabu (19/1/2022) ia menyerahkan diri.

"Iya, dia menyerahkan diri ke bosnya, dia sampaikan dia di dalam kapal. Kemudian kami jemput," ujar Tubagus dihubungi Kamis (20/1/2022).

Selain Baharuddin, pelaku lainnya juga kata Tubagus sembunyi di dalam kapal selama tiga hari.

Sehingga dua buron dari aksi pengeroyokan berdarah itu sudah diringkus polisi.

Sementara satu pelaku lainnya tidak terlibat dalam aksi pengeroyokan lantaran hanya mengantar menggunakan sepeda motor ke tempat kejadian.

Baca juga: Usai Berhubungan Intim, Suami Bunuh Istri di Duren Sawit

Baca juga: Meski Ada Peningkatan Kasus Covid-19, PPKM DKI Jakarta di Level 2

Diketahui seorang anggota TNI Pratu Sahdi tewas usai dikeroyok sejumlah pria di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (16/1/2022).

Sebanyak enam pria mengeroyoknya lantaran salah sasaran hingga berujung cekcok dan penusukan. (Des)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved