Pembelajaran Tatap Muka

Dinas Kesehatan DKI Proaktif Cari Siswa dan Guru yang Terpapar Covid-19 karena Menggelar PTM

Dinas Kesehatan DKI minta orang tua siswa tak panik melihat perkembangan virus Covid-19 varian Omicron yang merebak saat PTM, karena masih aman.

Dok BNPB
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti minta orang tua siswa tak panik melihat penyebaran varian Omicron yang marak. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta bergerak cepat memantau sekolah yang menggelar PTM secara penuh.

Tujuannya agar siswa dan guru yang terpapar virus Covid-19 bisa terdeteksi cepat.

Demikian yang dikatakan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti, akhir pekan lalu.

Baca juga: Selain untuk Memantau Alergi pada Bayi, Kencur Memiliki Banyak Manfaat, Coba Disimak

Menurut Widyastuti, pihaknya secara aktif melakukan pencarian kasus baru atau active case finding (ACF) di sekolah-sekolah yang melaksanakan PTM 100 persen.

Langkah ini diyakini mampu mendeteksi potensi adanya penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.

“ACF ini menjadi kontrol kami, jadi kami tidak menunggu terjadi sakit, tapi ini bentuk pemerintah hadir dalam memberikan perlindungan terhadap anak murid,” kata Widyastuti.

Dia menyebut, positivity rate atau temuan kasus baru di lingkungan sekolah masih di bawah satu persen.

Baca juga: Taufik Hidayat Minta PBSI Bijak Dengan Beri Penghargaan ke Pemain Yang Didegradasi dari Pelatnas

Dia mengklaim, angka tersebut masih dikategorikan terkendali.

“Terkait dengan Omicron untuk diagnosa pasti sedang kami tunggu prosesnya karena memang ada yang positif (Covid-19) tetapi masih berproses untuk dilihat variannya apa,” ucapnya.

Widyastuti meminta peran warga sekolah untuk tetap mematuhi prokes 5M saat berkegiatan di luar rumah.

Dengan begitu, mereka dapat terhindar dari paparan Covid-19.

Ilustrasi PTM 100 persen - Kini siswa harus duduk berdekatan tanpa jarak di saat varian Omicron merebak.
Ilustrasi PTM 100 persen - Kini siswa harus duduk berdekatan tanpa jarak di saat varian Omicron merebak. (Warta Kota/ Junianto Hamonangan)

“Sekali lagi bentuk jagaan kita adalah dengan ketat pengawasan prokes dan kedua kami lakukan ACF pada sekolah yang sudah dibuka (laksanakan PTM),” ucapnya.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta pun mengungkapkan rasa percaya dirinya tetap menggelar PTM 100 persen, meski kasus Covid-19 varian Omicron terus merebak di Ibu Kota.

Disdik menganggap rasio pelajar yang terpapar Covid-19 masih sangat rendah jika dibanding dengan total pelajar di Jakarta.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved