Rabu, 8 April 2026

Bisnis

Alat Tes Rapid Antigen Sudah dibuat di Indonesia

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di JAMA, setidaknya 50 persen infeksi Covid-19 diperkirakan berasal dari paparan individu tanpa gejala.

Editor: LilisSetyaningsih
pexels/shvets-production-8
Melonjaknya kembali kasus positif Covid-19 akan membutuhkan alat tes untuk mendeteksi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Saat terjadinya lonjakan kasus Covid-19, kebutuhan alat tes menjadi penting.

Hal ini untuk mendeteksi adanya kasus positif agar dapat memutus penyebaran Covid-19.

Melonjaknya kembali kasus Covid-19 pasca liburan natal dan tahun baru membuat kekhwatiran terjadinya gelombang ketiga. 

Belajar dari pengalaman lonjakan kasus varian Delta pada Juni-Juli 2021 lalu, antisipasi sudah dilakukan.

Baca juga: Wagub Ariza Tegaskan Warga Sekolah yang Kena Covid19 Hanya 14 Orang, Bukan Varian Omicron

Vaksinasi sudah gencar dilakukan di beberapa wilayah.

Bahkan banyak wilayah yang cakupan vaksinasinya lebih dari 70 persen sebagai  batas terjadinya herd immunity. 

Seperti diketahui  untuk tercapai herd immunity atau kekebalan kelompok, cakupan vaksinasi harus lebih dari 70 persen populasi. 

Selain vaksinasi, testing yang merupakan bagian dari 3T yakni tracing (pelacakan), testing (tes), dan treatment juga dilakukan. 

Baca juga: Seorang Pasien Positif Varian Omicron Jalani Isolasi di RLC Kota Tangsel

Informasi kesehatan real-time untuk membantu mengurangi penyebaran virus Tes rapid yang dilakukan secara berkala di masyarakat – termasuk di tempat kerja, arena olahraga, tempat perbelanjaan, bandara, terminal bus – memungkinkan seseorang mengetahui status infeksi mereka pada saat yang paling penting.

Oleh karena itu pengujian massal merupakan hal yang penting dalam mitigasi Covid-19 saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat mulai berkurang dan vaksinasi mulai dilakukan. 

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di JAMA, setidaknya 50 persen infeksi Covid-19 diperkirakan berasal dari paparan individu tanpa gejala.

Melonjaknya permintaan tes juga sudah diantisipasi.

Baca juga: PMI Kota Tangerang Gelar Vaksin Anak, Vaksin Booster Hingga Dosis Kedua

Apalagi tes itu kini sudah dibuat di Indonesia. 

Untuk menyediakan  tes rapid antigen yang akurat, Abbot mengumumkan tes terbarunya untuk penggunaan  profesional yang bernama Bioquick.

Tes rapid antigen ini memberikan hasil yang cepat dalam 15 menit tanpa instrumentasi, mudah digunakan dan tersedia dalam dua format – dengan usap hidung invasif minimal, atau usap nasofaring – memberikan fleksibilitas kepada tenaga kesehatan untuk memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved