Gempa Bumi
4 Perintah Kapolda Banten Pasca Gempa, Termasuk Jangan Panik
Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto telah memberikan perintah kepada seluruh personel.
WARTAKOTALIVE.COM, BANTEN - Pasca-gempa bumi yang bersumber di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Jumat (14/1/2022), personel Polda Banten mengecek ketinggian air laut.
Gempa bumi bermagnitudo 6,7 SR yang terjadi pada pukul 16.05 itu tidak hanya mengguncang Banten, tetapi juga dirasakan di Jakarta dan sebagian Jawa Barat.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga mengatakan pihaknya sudah mengecek ketinggian air laut.
Selain itu, juga dampak gempa berupa kerusakan serta korban.
"Terutama di Kabupaten Pandeglang dan Lebak," katanya di WhatsApp Group, Jumat.
Baca juga: BMKG Soroti Ketidaksiapan Pengelola Gedung Hadapi Gempa | Inilah Tips Melindungi Diri Saat Gempa
Baca juga: VIDEO Gempa di Sumur Banten Sebabkan Puluhan Rumah, Sekolah, Puskesmas Hancur hingga Korban Luka
Menurut Shinto, Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto telah memberikan perintah kepada seluruh personel.
Ada beberapa perintah yang disampaikan kepada Kapolda Banten untuk Polres Jajaran.
Pertama, Kapolda memerintahkan agar mengutamakan langkah-langkah antisipatif kepada masyarakat.
Hal itu dilakukan agar masyarakat tidak merasa panik, tetapi tetap waspada.
Kedua, Kapolda memerintahkan agar pasca-gempa, kehadiran personel di lapangan harus ada.
"Personel polda, polres, dan polsek diperintahkan untuk turun ke lapangan dan membantu warga," ucap Shinto.
Ketiga, Kapolda memerintahkan agar Kapolres jajaran bisa bersama dengan unsur Forkopimda melaksanakan mitigasi bencana.
Hal itu berorientasikan penyelamatan dan membantu warga yang mengalami musibah.
Keempat, Kapolda memerintahkan kepada seluruh personel agar turun ke Polres Lebak dan Polres Pandeglang.
Perintah itu untuk memastikan kehadiran personel ada di tengah-tengah masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kapolda-banten3.jpg)