Berita Nasional

Usai Dicopot, Jenderal Sutarman Ungkap Banyak Permasalahan di Polri yang Harus Diselesaikan

Usai dicopot dari Kapolri, Jenderal Sutarman mengaku tahu banyak permasalahan di tubuh Kepolisian.

Warta Kota/Ahmad Sabran
Ilustrasi - Jenderal Sutarman ungkapkan banyak permasalah di Kepolisian Kapolri Jenderal Sutarman seusai memimpin rapat pengamanan pelantikan presiden di Mapolda Metro Jaya, Jumat (17/10/2014) sore. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Usai lepas dari jabatan Kapolri, Jenderal Sutarman mengungkapkan suatu masalah di Kepolisian. 

Seperti diketahui Jenderal Sutarman merupakan Kapolri di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hingga Joko Widodo.

Jenderal Sutarman mengaku tahu banyak permasalahan di tubuh Kepolisian.

Namun, Jenderal Sutarman tak mau membeberkannya ke publik.

Jenderal Sutarman juga mengimbau agar para anggota Polri tak berkomentar terkait pemberhentian dirinya sebagai Kapolri.

Hal ini diungkapkan Jenderal Sutarman dalam amanat upacara penyerahan tugas, wewenang, dan tanggung jawab Kapolri kepada Wakapolri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti di Rupatama, Mabes Polri, Rabu (21/1/2015).

Baca juga: Terungkap Curhat Jenderal Sutarman Setelah Diberhentikan Jokowi, Tolak 2 Jabatan Penting

"Saya tahu banyak masalah di kepolisian dan negeri ini, tapi saya tidak akan bicara banyak," ujar Sutarman, melansir dari Kompas.com dalam artikel 'Sutarman: Saya Tahu Banyak Masalah di Kepolisian, tetapi'.

Sutarman berpesan kepada semua personel Polri hingga ke daerah agar tidak berkomentar terkait internal Polri.

Ia mengakui bahwa penggantian dirinya menimbulkan persoalan di publik.

Namun, dia berharap persoalan itu tidak terjadi di tubuh Polri.

"Karena sejak awal saya sudah menyiapkan adik-adik untuk menggantikan saya," ujar dia.

"Ini adalah sejarah. Indonesia akan mencatat.

mantan Kapolri Jenderal Sutarman cerita masa lalunya hingga pernah menolak tawaran jabatan penting dari Presiden Jokowi
mantan Kapolri Jenderal Sutarman cerita masa lalunya hingga pernah menolak tawaran jabatan penting dari Presiden Jokowi (istimewa)

Saya ucapkan selamat kepada Wakapolri untuk mengemban amanat berat dalam situasi saat ini," lanjut Sutarman.

Presiden Joko Widodo sebelumnya menerbitkan dua keputusan presiden, Jumat (18/1/2015) malam.

Pertama, keppres pemberhentian Sutarman sebagai Kapolri.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved