Berita Jakarta
UPDATE: Penyebaran Omicron di Jakarta SudahTembus 409 kasus, sekitar 80 persen dari Luar Negeri
Ariza berpesan kepada warganya untuk tetap berada di rumah, terutama anak-anak dan orangtua.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkap, penyebaran Covid-19 di Ibu Kota semakin tinggi, bahkan kasusnya sudah mencapai 498 orang.
Orang yang terpapar itu ada yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Jakarta Pusat, maupun di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Soelianto Saroso, Jakarta Utara.
“Yang dari transmisi lokal 89 kasus, atau 17,9 persen dan yang dari impor 409 kasus atau 80,1 persen. Memang mungkin ada penambahan lagi, nanti kita lihat data-datanya lagi ya,” kata Ariza di Balai Kota DKI pada Kamis (13/1/2022).
Baca juga: Ariza Sebut Tujuh Sekolah di DKI Tutup Sementara karena Temuan Kasus Covid-19, Khawatir Omicron
Dalam kesempatan itu, Ariza berpesan kepada warganya untuk tetap berada di rumah, terutama anak-anak dan orangtua.
Kata dia, tempat yang terbaik selama pandemi Covid-19 adalah di rumah.
“Kecuali untuk kebutuhan mendesak, kalau terpaksa harus bekerja atau sekolah. Itu pun kami minta tetap menaati prokes 5M,” ujar Ariza.
Mantan anggota DPR RI ini juga menyarankan kepada masyarakat bagi yang belum divaksin agar mendatangi sentra vaksinasi.
Baca juga: Begini Cara Menghindari Penularan Varian Omicron yang Menyerang Tenggorokan
Harapannya, mereka memiliki kekebalan tubuh lebih maksimal, sehingga jika terpapar tidak akan mengalami keparahan yang berdampak pada kematian.
“Kami terus mengupayakan bersama pemerintah pusat, dan semaunya untuk melawan pandemi Covid-19 ini dengan cara mengikuti regulasi yang ada, melaksanakannya kemudian melaksanakan protokol kesehatan, dan tetap berada di rumah,” jelas Ariza.
Baca juga: Lebih Tajir Jokowi atau Gibran? Segini Perbandingan Kekayaan Mereka
Waspada gelombang ketiga
Meningkatnya kasus Covid-19 varian Omicron berpotensi menimbulkan gelombang ketiga pandemi Covid-19.
Hal tersebut disampaikan Ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono.
"Pastilah, tanpa Omicron pun ada potensi gelombang ketiga, apalagi dengan Omicron," ucap Miko kepada wartawan, Selasa (11/1/2022).
Menurutnya jumlah kasus harian Covid-19 di Indonesia bisa kembali mencapai 5.000 kasus per hari.
"Kan sekarang vaksinasi dua dosis sudah 50 persen, jadi kasus hariannya mungkin akan mencapai maksimal 5.000 an per hari," jelas dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/varian-omicron.jpg)