Relokasi PKL

Untuk Kembalikan Fungsi Trotoar, PKL di Depan RS UKI akan Direlokasi ke Lokbin Cililitan dan Susukan

Pedagang kaki lima di depan Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia (UKI), Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, akan direlokasi ke lokasi binaan.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota
Pedagang kaki lima (PKL). 

WARTAKOTALIVE.COM, KRAMATJATI - Pedagang kaki lima (PKL) di depan Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia (UKI), Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, akan direlokasi ke lokasi binaan.

Lurah Cawang Didik Diarjo mengatakan bahwa relokasi itu bagian dari penataan.

Penataan dilakukan, karena selama ini para PKL berjualan di trotoar Jalan Mayjen Sutoyo yang mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas.

“Kami lakukan penataan untuk dipindahkan ke lokasi binaan (lokbin) yang telah disediakan," kata Didik, Selasa (11/1/2022).

Baca juga: Jari 13, Julukan Seto Fachrudin, Siswa PKL Yang Tewas Saat Kebakaran Gedung Cyber Kuningan

Baca juga: Seto Fachrudin, Siswa PKL yang Tewas saat Gedung Cyber Terbakar Dikenal Sosok Sopan dan Mandiri

Baca juga: Ruang Terbuka Publik di Bojonggede Hampir Rampung, Warga Berharap PKL Tidak Kembali Menguasai

Sosialisasi kepada para PKL pun sudah dilakukan di aula Kantor Lurah Cawang.

Pada kesempatan itu sebanyak 21 pedagang yang hadir, sepakat dipindahkan ke dua titik lokbin.

Selain itu, dilakukan pembukaan pendaftaran siapa saja pedagang yang akan dipindahkan ke dua titik lokbin, yakni masing-masing di Lokbin Cililitan dan Lokbin Susukan. 

 "Hari ini dilakukan pendaftaran calon pedagang yang dipindahkan ke lokbin. Pendaftaran hingga satu minggu ke depan," ujar Didik.

BERITA VIDEO: Ruben Onsu Kini Stop Belanja Barang Mewah

Penataan PKL bertujuan untuk mengembalikan fungsi trotoar serta mencegah kemacetan di sekitar lokasi itu sudah sesuai Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Sudin Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPUKM) Jakarta Timur pun juga diharapkan membantu promosi pedagang yang direlokasi.

"Sehingga mereka tetap mendapat keuntungan ekonomi di tempat yang baru, serta dilakukan pembinaan terkait pengembangan usahanya," ucap Didik.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved