Varian Omicron
Kasus Transmisi Lokal Varian Omicron Menjadi 6 Kasus
Kasus transmisi lokal varian Omicron menjadi 6 kasus, sementara 146 lainnya kasus impor.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kasus transmisi lokal Omicron di Indonesia bertambah menjadi enam kasus.
Dengan penambahan tersebut, sebagaimana dilansir laman Kementerian Kesehatan RI, total kasus konfirmasi omicron di Indonesia tercatat 152 kasus, di mana 146 merupakan kasus impor dan 6 kasus transmisi lokal.
“Dari 152 kasus yang masuk ke Indonesia setengahnya tanpa gejala, setengahnya lagi sakit ringan. Mereka tidak butuh oksigen dan saturasinya masih diatas 95 persen,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers di Jakarta pada Senin (3/1).
Sekitar 23 persen atau 34 orang, kata Budi, sudah kembali ke rumah.
Sampai saat ini tidak ada pasien yang menbutuhkan perawatan serius di RS, dan mereka cukup diberi obat dan vitamin.
5 negara
Kemenkes merinci kasus Omicron di Indonesia masih didominasi dari para pelaku perjalanan internasional yang berasal dari negara Turki, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat.
Menyusul temuan ini, pihaknya mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak melakukan perjalanan ke luar negeri, terutama ke lima negara tersebut.
Pasalnya penularan Omicron terus meluas, terlebih saat libur pergantian tahun di mana mobilitas masyarakat kian meningkat.
Antisipasi dalam negeri
Selain melakukan upaya promotif dan preventif dalam mencegah semakin banyaknya kasus Omicron yang masuk ke Indonesia, upaya antisipasi dalam negeri juga dilakukan.
Caranya dengan memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk aspek penunjang seperti SDM Kesehatan serta farmasi dan alat kesehatan.
“Jumlah tempat tidur di Indonesia ada sekitar 400.000, 30 persen atau 120.000 kami dedikasikan untuk Covid-19. Sekarang yang terisi sekitar 240.000 - 250.000 tempat tidur. Jadi masih ada room sekitar 110.000 yang sebelumnya memang sudah kita alokasikan untuk Covid-19,” tuturnya.
Menkes menambahkan, saat serangan varian delta pada pertengahan tahun 2021, oksigen merupakan kebutuhan esensial bagi perawatan pasien Covid-19, baik di rumah sakit maupun isolasi mandiri di rumah.
Kelangkaan pasokan oksigen yang kemudian berdampak terhadap pasien yang sedang menjalani perawatan intensif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ilustrasi-covid.jpg)