Bukan Incar Kursi Menteri, Ini Alasan PAN Gabung Pemerintah

PAN meyakini Presiden Jokowi akan memutuskan langkah-langkah terbaik bagi kabinetnya untuk membantu pemerintah ke depan.

Editor: Yaspen Martinus
KOMPAS.com/ MOH NADLIR
Sekjen  Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengatakan, pihaknya tak pernah mengincar jatah kursi menteri, setelah bergabung dengan koalisi pendukung pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Sekjen  Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengatakan, pihaknya tak pernah mengincar jatah kursi menteri, setelah bergabung dengan koalisi pendukung pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin.

Eddy mengatakan, posisi menteri di kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi.

"Tidak ada maunya PAN."

Baca juga: Mayoritas Pasien Omicron di Indonesia Berasal dari Turki dan Arab Saudi

"PAN ini bergabung ke pemerintah karena tantangan besar yang dihadapi pemerintahan dalam dimensi karena Covid-19," kata Eddy kepada wartawan di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Kamis (30/12/2021).

Eddy mengatakan, PAN meyakini Presiden Jokowi akan memutuskan langkah-langkah terbaik bagi kabinetnya untuk membantu pemerintah ke depan.

"Tentu kami dalam hal ini melihat bahwa Presiden akan memutuskan yang terbaik yang dibutuhkan oleh kabinetnya," ucapnya. (Chaerul Umam)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved