Kamis, 9 April 2026

Berita Jakarta

Warga Keluhkan Jalan Raya Bogor Ciracas Rusak dan Timbulkan Kemacetan

Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur yang mengalami kerusakan dan menimbulkan kemacetan membuat warga setempat dan para pengguna jalan mengeluh.

Penulis: Junianto Hamonangan |
Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Jalan Raya Bogor, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur yang mengalami kerusakan hingga menimbulkan kemacetan membuat masyarakat setempat dan para pengguna jalan mengeluh. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Junianto Hamonangan

WARTAKOTALIVE.COM, CIRACAS -- Kondisi Jalan Raya Bogor, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur yang mengalami kerusakan hingga menimbulkan kemacetan membuat masyarakat setempat dan para pengguna jalan mengeluh.

Kerusakan terjadi selepas Fly Over Pasar Rebo di lajur kiri Jalan Raya Bogor menuju arah Cibubur dimana ada lubang dengan kedalaman sekitar lima hingga 30 sentimeter.

Hal itu membahayakan pengguna jalan dimana pengendara mobil dan motor harus berhati-hati dengan cara melambatkan laju kendaraan bila tidak ingin terperosok ke lubang.

Bahkan saat hujan turun, kemacetan mencapai sekitar 300 meter hingga simpang di bawah Fly Over Pasar Rebo karena lubang yang tertutup genangan.

Seorang pengendara motor, Deden (31), mengatakan adanya lubang di jalan itu muncul akibat terkikis air yang keluar dari jaringan pipa.

"Karena air keluar dari bawah jadi jalan terkikis, apalagi banyak kendaraan berat yang lewat kan. Lama kelamaan rusak jalan," kata Deden, Selasa (28/12/2021).

Pria yang mengaku setiap harinya melintas di Jalan Raya Bogor tersebut mengatakan bila di sekitar lokasi sudah sering alami kerusakan.

"Sudah beberapa kali diperbaiki tapi rusak lagi karena pipa air yang rusak itu. Ini baru rusak lagi jalannya, sudah beberapa hari rusak lah," urainya.

Pengendara motor lainnya, Feri (47) mengatakan juga mengeluhkan kondisi jalan yang sama sekali tidak bersahabat karena mengakibatkan macet dan membahayakan.

Apalagi menurutnya sudah banyak pengendara sepeda motor yang jatuh karena ban kendaraan mereka tergelincir di kerikil dan pasir meski tak sampai menelan korban jiwa.

"Harapannya dirapihin lah karena sering banyak kejadian kecelakaan. Apalagi saat musim hujan begini ada lobang. Banyak sering terjadi korban," ungkap Feri. (jhs)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved