Malam Tahun Baru
Warga Jakarta tak Bisa Nikmati Kembang Api di TMII saat Malam Tahun Baru
Warga Ibu Kota Jakarta yang ingin menikmati kembali api di TMII, harus gigit jari. Sebab pada malam Tahun Baru kali ini tak ada itu.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Manajemen TMII menyatakan untuk menghindari kerumunan, pihaknya meniadakan pesta kembang api yang biasa digelar saat malam Tahun Baru.
Hal tersebut diungkap Kahumas TMII, Adi Widodo. Adi mengatakan, kondisi yang masih dilanda pandemi menjadi alasan pihak TMII mengambil keputusan dan langkah tersebut.
"Pesta kembang api nggak ada. Ini merupakan tahun kedua tanpa mengadakan hiburan," katanya saat dihubungi, Sabtu (25/12/2021).
Baca juga: Sulaeman Alami Nasib Sial, Ketiban Puing saat Renovasi Rumah
Kendati begitu, jam operasional TMII pun dipastikan tetap yakni mulai pukul 06.00-18.00 WIB.
Adapun kapasitas di tempat rekreasi yang mengusung budaya Indonesia itu sebanyak 45 ribu pengunjung.
"Untuk Nataru tahun ini sesuai dengan instruksi pemerintah, TMII tidak mengelar kegiatan hiburan, baik musik maupun pesta kembang api seperti tahun sebelum pandemi."
"TMII akan beroperasional seperti biasa. Apabila ada kebijakan baru dari pemerintah, TMII siap melaksanakan dan mendukung demi kebaikan bersama."
"Seandainya harus menutup sekalipun," ujarnya.
Harga Tiket Masuk Per Orang TMII Naik Rp 5.000
Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur menaikkan harga tiket masuk per orang mulai Sabtu (18/12/2021).
Kepala Humas TMII Adi Widodo mengatakan harga tiket per orang naik Rp 5.000, sehingga dari Rp 20.000 menjadi Rp 25.000 guna meningkatkan layanan operasional.
Baca juga: Libur Nataru Picu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah dan Telur Ayam Ras di Bekasi
"Untuk meningkatkan pelayanan operasional pengunjung dan pemeliharaan serta pengamanan di lingkungan TMII," kata Adi.
Sementara untuk harga tiket masuk kendaraan ke TMII tidak naik, bus atau truk Rp 40.000, mobil Rp 20.000, sepeda motor Rp 15.000, dan sepeda Rp 5.000.
Menurutnya, kenaikan harga tiket masuk per orang juga untuk menghadapi hari libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 yang diperkirakan bakal dimanfaatkan warga berlibur.
"Sebagai upaya menghadapi musim natal dan tahun baru, pembatasan pengunjung serta pemberian fasilitas tambahan berupa asuransi pengunjung," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/donny-rochyadi3.jpg)