Senin, 20 April 2026

Muhadjir Effendy: Jokowi Pemimpin Luwes, Adaptif, dan Berani Buat Terobosan

Muhadjir menilai Jokowi telah membuat berbagai terobosan dalam penanganan pandemi Covid-19.

Muhammad Azzam
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyebut Presiden Joko Widodo pemimpin yang luwes. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyebut Presiden Joko Widodo pemimpin yang luwes.

Muhadjir menilai Jokowi telah membuat berbagai terobosan dalam penanganan pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Muhadjir dalam webinar Leadership Transformation in Technology, Millenial, and Pandemic Disruption yang digelar oleh Mahasiswa Magister Manajemen Eksekutif angkatan 71 (MME71) Sekolah Tinggi Manajemen PPM, Sabtu (18/12/2021).

Baca juga: Didorong Kader Gerindra Jadi Capres, Prabowo Subianto: 2024 Masih Jauh

”Cara berpikir luwes dan adaptif, serta berani membuat terobosan itu telah dipraktikkan oleh Presiden Joko Widodo pada masa awal Indonesia menghadapi pandemi,” ujar Muhadjir melalui keterangan tertulis, Sabtu (18/12/2021).

Salah satu contoh kebijakan pemerintah yang mengadopsi konsep ini, kata Muhadjir, adalah tidak dilakukannya lockdown saat pandemi Covid-19.

Tapi, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang kemudian berubah menjadi pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Baca juga: Dimutasi Jadi Kapolda NTT, Direktur Penyidikan KPK Siap Laksanakan Perintah Kapolri

Muhadjir mengklaim melalui kebijakan tersebut, Indonesia diakui oleh dunia sebagai salah satu negara yang berhasil mengendalikan penyebaran Covid-19, karena kasus positif berangsur melandai dan kasus meninggal dunia juga makin kecil.

Menurut Muhadjir, selain memiliki cara berpikir luwes dan adaptif, seorang pemimpin juga harus memiliki sifat filantropis, empati, dan altruis agar organisasi bisa dinamis dan berkelanjutan.

"Tanpa ketiga sifat itu, kemampuan seorang pemimpin belumlah lengkap,” ujar Muhadjir.

Baca juga: Jubir Kemenhan: Disiplin Prokes dan Divaksin Tindakan Patriotik, Nasionalis, dan Bela Negara

Era disrupsi, menurutnya, telah mendorong para pemimpin di berbagai sektor untuk mengubah praktik kepemimpinan agar keberlanjutan organisasi terjaga.

Disrupsi teknologi, pandemi, dan meningkatnya jumlah milenial menuntut para pemimpin memiliki cara berpikir luwes dan adaptif, serta perlu membuat terobosan. (Fahdi Fahlevi)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved