Breaking News:

Kuliner

Mengikuti Zaman, Michelin Guide Kini juga Berformat Digital

Seiring perkembangan teknologi, Michelin Guide juga menghadirkan format digital dengan konten dan tampilan yang terus diperbaharui.

istimewa/Michelin
Koleksi publikasi Michelin Red Guide, Green Guide, dan Michelin Map di kantor pusat Michelin di Clermont-Ferrand, Perancis. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA  - Digitalisasi sudah masuk ke segala bidang usaha.

Bila tidak dilakukan digitalisasi, usaha apapun kini akan sulit berkembang. 

Seiring perkembangan teknologi, Michelin Guide juga menghadirkan format digital dengan konten dan tampilan yang terus diperbaharui.

Aplikasi Michelin Guide ini memungkinkan pelanggan di seluruh dunia untuk dapat melihat, memesan, dan informasi yang ada di Michelin Guide.

Baca juga: Mengenal Michelin Guide, Berawal Panduan untuk Pengendara, yang jadi Referensi Kuliner Kelas Dunia

Baca juga: 4 Hal yang Perlu Dipersiapkan saat Membeli Mobil Baru

Pengguna aplikasi juga dapat membuat dan membagikan daftar keinginan restoran dan hotel yang mereka sukai.

Melalui integrasi dengan OpenTable dan Resy, dua mitra pemesanan resmi Michelin, pengguna aplikasi dapat melakukan pemesanan di restoran Michelin yang merupakan bagian dari jaringan OpenTable dan Resy.

“Michelin Guide adalah cara Michelin untuk memberikan pengalaman terbaik dalam perjalanan, kuliner, dan gaya hidup," ujar Steven Vette, Presiden Direktur Michelin Indonesia, Senin (20/12/2021)

"Melalui berbagai pilihan hotel dan restoran, Michelin Guide secara aktif turut mempromosikan industri ini dan memenuhi harapan para pelancong dan pecinta kuliner yang ingin menikmati pengalaman kuliner otentik dan liburan tak terlupakan,” imbuhnya. 

Buku panduan Michelin-Red Guide Perancis edisi tahun 2020 yang berisikan total 628 restoran berbintang Michelin yan tersebar di seluruh Perancis.
Buku panduan Michelin-Red Guide Perancis edisi tahun 2020 yang berisikan total 628 restoran berbintang Michelin yan tersebar di seluruh Perancis. (istimewa/Michelin)

Michelin Guide awalnya merupakan referensi untuk para supir di Perancis.

Pada tahun 1900, jumlah mobil yang lalu lalang di jalanan Perancis tak lebih dari 3 ribu unit.

Untuk meningkatkan minat terhadap kepemilikan mobil yang tentunya akan meningkatkan permintaan akan ban, produsen ban mobil asal Perancis, dua bersaudara Edouard dan Andre Michelin menerbitkan Michelin Guide.

Cetakan pertamanya sebanyak 35 ribu eksemplar dibagikan secara gratis kepada para pemotor dan supir. Buku panduan ini berisi informasi tentang peta jalan, lokasi pom bensin, bengkel maupun tambal ban dari para mekanik terdaftar, hotel, serta tempat makan di seluruh Perancis yang mereka rekomendasikan ketika para supir ingin melepas Lelah di sepanjang perjalanan.

Baca juga: AVOCI Chapter Bandung Raya Dikukuhkan, Aktif di Kegiatan Sosial dan Promosikan Pariwisata Jabar

Baca juga: Liburan Akhir Tahun Tetap Aman dan Seru Bersama Keluarga Walaupun Harus di Rumah Saja

Sukses dengan edisi Perancis, pada tahun 1904 Michelin bersaudara mengeluarkan Michelin Guide untuk Belgia dan menyusul di tahun 1907 juga mengeluarkan panduan untuk Aljazair dan Tunisia, dan untuk negara-negara lain di Eropa pada tahun-tahun berikutnya.

Tingginya minat terhadap buku ini bahkan membuat Michelin Guide Perancis dicetak dalam Bahasa Inggris pada tahun 1909.

Kini lebih seabad kemudian dari cetakan pertama, Michelin Guide dibuat juga dalam format digital. (*)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved