Jumat, 10 April 2026

Berita Video

VIDEO : BPBD Sebut Ada Potensi Rob, Wagub DKI Ariza : Warga Harus Lebih Waspada

Warga pesisir Utara untuk selalu waspada dan berhati-hati mengingat musim penghujan sudah datang.

Wartakotalive.com/Henry Lopulalan
Warga melintasi genangan Banjir Rob di Pelabuhan Sunda Kelapa, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (5/12/2021). Air laut masih mangenangi pelabuhan hingga membuat terhentinya aktifitas bongkar muat. Walau tingginya air tidak setinggi sebelumnya Sabtu (4/12/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM CENGKARENG -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mengeluarkan peringatan dini untuk sejumlah wilayah berpotensi terjadi bencana banjir rob yang mengancam pesisir Utara.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengingatkan masyarakat Ibu Kota khususnya warga pesisir Utara untuk selalu waspada dan berhati-hati mengingat musim penghujan sudah datang.

Simak Video Berikut :

"Seperti yang sudah kita ketahui di masa musim hujan ini apalagi bulan purnama, selalu diikuti ada air pasang atau banjir rob. Jadi bagi warga di kawasan Utara harus lebih hati2 lebih waspada," ucap Ariza di Kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (19/12/21).

Orang nomor dua di Ibu Kota ini bersama jajarannya juga terus meneruskan pembuatan tanggul di wilayah Jakarta Utara.

Kendati demikian, lantaran membutuhkan biaya yang besar dan waktu, dirinya meminta warga untuk bersabar.

"Pempus DKI dinas ada juga terus meneruskan program pembuatan tanggul di wilayah Utara. Namun ini membutuhkan biaya besar dan waktu, jadi mohon bersabar dan paling penting sekarang harus waspada jangan buang sampah sembarangan," jelasnya.

Baca juga: Peringatan Dini BPBD DKI, Sejumlah Wilayah Pesisir DKI Jakarta Berstatus Waspada Banjir Rob

Baca juga: Banjir 90 Centimeter Rendam 4 RT di Pondok Pinang Sejak Semalam, Kali Pesanggrahan Meluap

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mengeluarkan peringatan dini untuk sejumlah wilayah berpotensi terjadi bencana banjir rob yang mengancam pesisir Utara.

Peringatan tersebut disampaikan melalui akun Instagram resminya @bpbddkijakarta.

Dalam unggahannya, BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk waspada dari tanggal 18 sampai 22 Desember 2021.

Kemungkinan air pasang akan tinggi karena bulan berada dalam fase purnama.

"terdapat aktivitas peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum dikarenakan fase bulan purnama" tulis akun Instagram resminya @bpbddkijakarta yang dikutip Minggu, (19/12/21).

Baca juga: Banjir Akibat Luapan Kali Pesanggrahan Rendam Empat RT di Pondok Pinang, Jaksel

Baca juga: Wagub Ariza Siapkan Antisipasi Banjir Rob di Akhir Tahun

Fenomena pasang maksimun air laut pada bulan purnama dapat berefek pada naiknya air laut ke daratan atau biasa dikenal dengan istilah banjir rob.

Wilayah yang dimaksud perlu waspada dengan fenomena banjir rob yaitu Pademangan, Penjaringan, Pelabuhan Sunda Kelapa, serta Kepulauan Seribu.

"Selain itu, potensi cuaca signifikan (curah hujan tinggi, angin kencang, dan gelombang tinggi) dan tren penurunan tinggi muka air tanah juga dapat memengaruhi dampak banjir pesisir atau rob," sambungan unggahan tersebut.

Kendati demikian, masyarakat juga diimbau agar selalu siaga dan waspada untuk mengantisipasi setiap bencana yang mungkin saja datang dan juga selalu memperhatikan peringatan serta informasi cuaca maritim dari BMKG.(m27)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved