Selasa, 2 Juni 2026

Banjir Rob Ancam Wilayah Pesisir, Wagub Ariza Minta Warga Waspada

Orang nomor dua di Ibu Kota ini bersama jajarannya juga terus meneruskan pembuatan tanggul di wilayah Jakarta Utara.

Tayang:
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Wagub DKI Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jumat (5/11/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mengeluarkan peringatan dini untuk sejumlah wilayah berpotensi terjadi bencana banjir rob yang mengancam pesisir Utara.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengingatkan masyarakat Ibu Kota khususnya warga pesisir di wilayah utara Jakarta untuk selalu waspada dan berhati-hati mengingat musim penghujan sudah datang 

"Seperti yang sudah kita ketahui di masa musim hujan ini apalagi bulan purnama, selalu diikuti ada air pasang atau banjir rob. Jadi bagi warga di kawasan Utara harus lebih hati-hati, lebih waspada," ucap Ariza di Kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (19/12/21).

Orang nomor dua di Ibu Kota ini bersama jajarannya juga terus meneruskan pembuatan tanggul di wilayah Jakarta Utara.

Kendati demikian, lantaran membutuhkan biaya yang besar dan waktu, dirinya meminta warga untuk bersabar.

"Kami juga terus meneruskan program pembuatan tanggul di wilayah Utara. Namun ini membutuhkan biaya besar dan waktu, jadi mohon bersabar dan paling penting sekarang harus waspada jangan buang sampah sembarangan," jelasnya.

Baca juga: Ayah Cabuli Dua Anak Tiri di Bekasi Masih Berkeliaran, Keluarga Korban Datangi Polisi

Baca juga: Momen Haru saat Pastor Roniel Sulits Tahu Mempelai Wanita yang Dinikahkan adalah Mantan Kekasihnya

Baca juga: Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar Siap Maju di Pilkada DKI 2024, Ini Alasannya

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mengeluarkan peringatan dini untuk sejumlah wilayah berpotensi terjadi bencana banjir rob yang mengancam pesisir Utara.

Peringatan tersebut disampaikan melalui akun Instagram resminya @bpbddkijakarta.

Dalam unggahannya, BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk waspada dari tanggal 18 sampai 22 Desember 2021. 

Baca juga: Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar Siap Maju di Pilkada DKI 2024, Ini Alasannya

Baca juga: Bentrok Dua Perguruan Silat di Surabaya, Puluhan Orang Terluka, Warga Tak Kuasa Melerai

Kemungkinan air pasang akan tinggi karena bulan berada dalam fase purnama.

"Terdapat aktivitas peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum dikarenakan fase bulan purnama" tulis akun Instagram resminya @bpbddkijakarta yang dikutip Minggu, (19/12/21).

Fenomena pasang maksimun air laut pada bulan purnama dapat berefek pada naiknya air laut ke daratan atau biasa dikenal dengan istilah banjir rob.

Baca juga: Rilis Album Kedua Cidro Asmoro, Ndarboy: Ojo Isin Ndangdutan! Ojo Nangis, Lara Atimu Tak Kancani

Baca juga: Tips dan Trik Pemula Duathlon, Latihan Jarak Pendek Diperlukan

Baca juga: Ndarboy Genk Kenalkan Album Cidro Asmoro, Ada 10 Lagu Baru Ciptaan Sendiri yang Dijual Dalam Boxset

Wilayah yang dimaksud perlu waspada dengan fenomena banjir rob yaitu Pademangan, Penjaringan, Pelabuhan Sunda Kelapa, serta Kepulauan Seribu.

"Selain itu, potensi cuaca signifikan (curah hujan tinggi, angin kencang, dan gelombang tinggi) dan tren penurunan tinggi muka air tanah juga dapat memengaruhi dampak banjir pesisir atau rob," sambungan unggahan tersebut.

Kendati demikian, masyarakat juga diimbau agar selalu siaga dan waspada untuk mengantisipasi setiap bencana yang mungkin saja datang dan juga selalu memperhatikan peringatan serta informasi cuaca maritim dari BMKG.(m27)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved