Selasa, 14 April 2026

Akun Sopir Taksi Online yang Diduga Perkosa Perawat Dinonaktifkan

Pihak Gojek juga telah menghubungi pihak korban, serta menawarkan pendampingan dan bantuan

Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
Sriwijaya Post
Ilustrasi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pihak Gojek menjamin akan menindaklanjuti kasus dugaan pemerkosaan yang dialami pelanggannya dan diduga dilakukan salah seorang mitra Gojek atau pengemudi taksi online.

Saat ini akun terduga pelaku untuk sementara dinonaktifkan Gojek.

Sebelumnya viral tentang adanya dugaan kasus pemerkosaan yang dialami oleh seorang perawat klinik Ammarai Healthcare Jakarta oleh seorang mitra Driver Gocar.

Hal itu disampaikan oleh akun Twitter @ammarai_hc.

SVP Corporate Affairs Gojek Rubi Purnomo mengatakan bahwa pihak Gojek mengutuk dugaan terjadinya kekerasan seksual terhadap salah seorang pelanggan yang dilakukan oleh oknum mitra driver yang terjadi pada 16 Desember 2021.

"Hal ini dapat mencemarkan nama baik para mitra driver kami yang telah bekerja keras untuk keluarga mereka dan melayani pelanggan kami," ujar Rubi dalam keterangannya, Sabtu (18/12/2021).

Kata Rubi, sejak dilaporkan, akun oknum tersebut telah segera dinonaktifkan. Saat ini katanya mereka sedang berkoordinasi intensif dengan pihak berwajib serta perwakilan korban untuk segera mengusut kasus ini.

Baca juga: Saluran Air di SMP Ditutup Beton Untuk Lahan Parkir, Bukan Penyebab Banjir

Baca juga: Pelecehan 3 Siswi SMK Oleh Pegawai Honorer Kelurahan, Polisi: Beberkan Hasil Visum Korban

Baca juga: Viral, Perawat Ngaku Diperkosa Sopir Taksi Online, Polisi Lakukan Pelacakan

Pihak Gojek juga telah menghubungi pihak korban, serta menawarkan pendampingan dan bantuan mulai dari perawatan hingga pemulihan secara fisik maupun psikis.

Pada kesempatan ini Gojek juga mengimbau para konsumen untuk memanfaatkan tombol darurat yang terdapat di aplikasi Gojek ataupun menghubungi call center Gojek apabila menemukan pelanggaran yang mengakibatkan ketidaknyamanan terhadap layanan kami.

"Di saat bersamaan, Gojek terus mendidik dan melatih para mitra driver untuk menciptakan budaya aman di ruang publik, salah satunya dengan memberikan modul pelatihan 'Kenali dan Hindari Pelecehan Seksual' di aplikasi driver," terangnya.

akun sopir taksi online terduga pelaku pemerkosaan
akun sopir taksi online terduga pelaku pemerkosaan (Istimewa)

Baca juga: Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Bangun Kebun Binatang RANS Carnaval City Zoo di PIK, Modalnya Berapa?

Baca juga: Hadirkan Inovasi untuk Pemulihan Ekonomi, Airlangga Apresiasi Digitalisasi Ekosistem Pasar BNI

Pihak Gojek juga mengajak mitra untuk turut serta menciptakan budaya aman di ruang publik. 

Sebelumnya di media sosial, viral tentang adanya dugaan kasus pemerkosaan yang dialami oleh seorang perawat klinik Ammarai Healthcare Jakarta oleh seorang mitra Driver Gocar. 

Pelacakan

Sementara itu polisi memastikan tengah melacak perawat Klinik @ammarai_hc yang mengaku diperkosa oleh salah satu pengemudi taksi online.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Ridwan R Soplanit mengaku sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan polisi dari korban yang mengaku diperkosa.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved